JAKARTA, RADSIK – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa diberhentikan dari jabatannya untuk masa bakti 2020-2025. Hal ini menyusul hasil keputusan mahkamah partai berlambang Ka’bah itu pada 2-3 September 2022.

Politikus PPP Usman M Tokan menyebut putusan mahkamah partai sebenarnya menyepakati usulan tiga pimpinan majelis parpol yang meminta Suharso diberhentikan.
Adapun, tiga majelis yang dimaksud yakni Majelis Syariah PPP, Majelis Kehormatan PPP dan Majelis Pertimbangan PPP. Ketiga Pimpinan Majelis PPP itu mengeluarkan surat fatwa pada 30 Agustus 2022, yang meminta Suharso diberhentikan dari jabatan Ketua Umum PPP.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: