Soal Pilihan Politik Pemilu 2024, Kaum Adam di Kota Tasikmalaya Masih Mendominasi Kaum Hawa

Data Pemilih Tak Jelas pilihan politik pemilu 2024
KPU dan Bawaslu Kota Tasikmalaya usai rapat pleno penetapan DPT di Hotel Horison, Rabu (22/6/2023)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kaum adam di Kota Tasikmalaya masih akan mendominasi dari pada kaum hawa soal pilihan politik pada pesta demkorasi 2024.

Sebab dari hasil rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap ( DPT) pada Pemilihan Umum Tahun 2024 yang ditetapkan KPU Kota Tasikmalaya sebanyak 538.324 pemilih masih didominasi laki- laki.

Dari total 538.324 pemilih tersebut rinciannya DPT Laki-Laki 271.324 pemilih dan DPT Perempuan 267.000 pemilih. Dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 1.997.

Baca Juga:Satpam Rumah Sakit di Tasikmalaya Ditonjok Suami Pasien 2 Kali, Mengaku Sipir LapasAnggaran di Kota Tasikmalaya Katanya Defisit Tapi Rajin Seremonial, Begini Kata Anggota Dewan PDI Perjuangan

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya telah melakukan Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Umum tahun 2024.

KPU dalam pleno di Hotel Horison, Rabu 21 Juni 2023 menetapkan DPT di Pemilihan Umum tahun 2024 di Kota Tasikmalaya adalah sebanyak 538.324 pemilih.

“Hasil rapat pleno dan rekapitulasi ini menghasilkan DPT,” ujar Ketua KPU Kota Tasikmalaya, Ade Zaenul Muttaqin seperti yang dikutip dari radartasik.disway.id.

“DPT ini akan kami sampaikan ke KPU Provinsi Jawa Barat untuk kemudian diplenokan dan di KPU RI nanti juga akan diplenokan,” sambungnya.

Terang dia, DPT yang tetapkan pihaknya ini hasil dari proses penetapan ditingkat PPS, PPK sampai ke tingkat KPU. “Prosesnya sama terbuka di semua tingkatan dalam pleno tersebut yang melibatkan semua pihak,” ungkapnya.

Ade menjelaskan semua pihak yang dilibatkan dalam pleno ini adalah partai politik, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, stakeholder dan juga dari jajaran Bawaslu baik itu PKD atau pengawas tingkat kelurahan, kemudian Panwascam dengan PPK.

“Artinya setiap proses ini kami menerima masukan-masukan dari setiap partai politik, dari masyarakat dan stakeholder serta saran juga masukan dari Bawaslu,” tegasnya.(*)

0 Komentar