PKL Nekad Kembali Berjualan, Mengaku Sudah Mendapatkan Izin dari Bupati

PKL Nekad Kembali Berjualan
Para PKL di depan Masjid Agung Baiturrahman Singaparna nekad berjualan setelah sebelumnya ditertibkan oleh Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

“Sehabis kemarin pameran di pindah-pindah terus, gak bayar. Malas gak ada pembelaan dari dalem. Sedangkan uang kan masuk terus tapi gak ada pembelaan dari pedagang yang di sini. Makanya baru ada sebulan gak bayar. Itu juga kata Satpol PP yaudah jangan bayar aja,” ucapnya.

Iis juga mengaku bahwa para PKL pernah dibantu oleh Satpol PP untuk meminta kunci gerbang ke pengelola Masjid Agung, akan tetapi hingga saat ini gerbang tersebut masih tetap ditutup.

“Perjanjiannya saat itu habis diobrak abrik sama Satpol PP minta dibantu ke dalem, sama Pak Ade malahan yang mintanya. Iya besok Pak katanya kenyataannya gak ada sampai sekarang. Gak dibuka-buka,” ungkapnya.

Baca Juga:Taman Kantor Bupati Tak Terurus, Sampah Berserakan, Banyak Rumput Liar Dikeluhkan PengunjungRelokasi Pasar Singaparna Terkendala Anggaran

Menurutnya, jalan ini juga belum dipakai untuk lalu lintas. Sehingga para pedagang memanfaatkan untuk berjualan, karena lebih ramai ketimbang di dalam.

Iis dan para PKL lainnya berharap tetap diizinkan berjualan di depan Masjid Agung selama jalan belum dioperasikan.

“Sebelum dipake jalan mah maunya di sini dulu. Kalau di dalem mah udah sepi di sini juga sepi rame sama jalan aja,” kata Iis. (*)

Baca berita dan artikel radartasik.id lainnya di Google News

0 Komentar