PKL Meluber ke Lahan Parkir, Kadishub Garut Bilang Begini

PKL
Beberapa PKL saat berjualan di pusat Kota Garut. Foto: Agi Sugiana/Radar Tasikmalaya
0 Komentar

GARUT KOTA, RADARTASIK.ID – Kebijakan Pemkab Garut yang memperbolehkan PKL berjualan di pusat kota selama Ramadan disambut antusias. Banyak yang mendirikan stand di pinggir jalan Kota Garut.

Beberapa PKL di antaranya berjualan di ruas Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pramuka Kecamatan Garut Kota. Namun, banyaknya pedagang di pinggir jalan perkotaan menutup lahan parkir masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh pun angkat bicara. Ia meminta pedagang kaki lima (PKL) musiman tidak mengambil alih semua lahan parkir.

Baca Juga:Gudang Oplosan Gas Elpiji Digerebek, Pelaku Mengaku Untung Rp 14 Juta SehariPemkab Berikan Kompensasi kepada Kusir Delman Selama Tak Beroperasi

Imbauan itu agar kendaraan pengunjung selama Ramadan bisa parkir, dan pemerintah masih bisa menerima pendapatan asli daerah (PAD). “PKL boleh dagang, tapi area parkir juga jangan sampai hilang,” ucapnya, Kamis 6 April 2023.

Aah Anwar Saefuloh mengungkapkan, Pemkab Garut mengeluarkan kebijakan memperbolehkan pedagang berjuaan di pinggiran jalan perkotaan garut untuk membantu dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di momen Ramadan. Ia menegaskan, kebijakan itu hanya berlaku selama Ramadan.

Namun, kata Aah Anwar Saefuloh, dengan diperbolehkannya pedagang berjualan di pinggir jalan perkotaan bukan berarti bisa sebebasnya menggunakan lahan. Harus tetap mengikuti ketentuan, seperti menjaga ketertiban dan kenyamanan.

Salah satunya, pedagang tidak mengambil alih sepenuhnya area yang selama ini menjadi lahan parkir roda dua maupun roda empat. Menurut dia, tempat parkir juga fasilitas masyarakat.

Ia menuturkan, para pedagang harus bekerja sama dengan cara bisa memilah mana tempat parkir dan mana tempat untuk berjualan. “Tidak boleh saling menghilangkan, tapi harus saling mengisi satu sama lain,” tuturnya.

Aah mengatakan spot, parkir tidak boleh hilang demi menambah PAD Garut. “Bukan untuk kebutuhan kami sendiri, tapi untuk kebutuhan semuanya. Begitu juga PKL butuh spot parkir untuk yang mau belanja,” tambahnya. (mg1)

0 Komentar