Perbaikan Jembatan Menguji Kesabaran

Perbaikan Jembatan Menguji Kesabaran
DISKUSI. KTNA menghadirkan sejumlah stakeholder dan pemangku kebijakan merefleksi dan mendorong keseriusan untuk kemajuan sektor pertanian di DKP3 Kota Tasikmalaya, Senin (26/9/2022). Foto: Firgiawan/Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Kerusakan jembatan sudah jelas diakibatkan bencana alam, sehingga membuat fondasinya roboh. Hal ini seharusnya bisa menguatkan pemkot menggunakan dana penanggulangan bencana. “Kan sudah jelas rusaknya karena bencana,” ujarnya.

Selain itu, kebutuhan warga akan akses di jembatan itu pun sudah jelas tinggi. Terbukti dengan banyaknya pengendara yang tetap memaksakan diri untuk melintas meski jembatan sudah rusak. “Apakah penanganannya memang belum menjadi prioritas?” tanyanya.

Melihat upaya yang dilakukan pemkot, cenderung menyamakan perbaikan jembatan dengan program pembangunan terencana. Sehingga akan memerlukan waktu sampai akhirnya perbaikan dilaksanakan. “Ini sudah dua minggu kan, tapi baru penyempitan akses kendaraan saja,” katanya.

Baca Juga:Wali Kota: Kebut Penyertifikatan TanahSale Pisang Akan Diekspor ke Malaysia

Disinggung perbaikan dari kementerian akan meringankan beban keuangan pemkot, pola pikir itu semestinya dikesampingkan dalam kondisi darurat. Karena kebutuhan dan keselamatan warga jauh lebih penting. “Kalau memang ada ya gunakan saja,” ucapnya. (rga)

[/membersonly]

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

Laman:

1 2
0 Komentar