Para Pelajar di Kabupaten Ciamis Diajak Menghijaukan Kembali Kaki Gunung Sawal

pelajar
Sejumlah pelajar membawa bibit pohon untuk di tanam di Kampung Bungur Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku, Rabu (23/8/2023). (foto: Iman S Rahman)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Sejumlah pelajar di Kabupaten Ciamis diajak menanam bibit kayu dan buah-buahan di Kaki Gunung Sawal.

Kegiatan bertajuk Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini itu dilakukan dalam rangka penghijauan di Kampung Bungur Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, Rabu (23/8/2023).

Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Ciamis H Yana D Putra dan Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.

Baca Juga:Oknum Pegawai Tata Usaha Kejaksaan Negeri Ciamis Ditahan Karena Terlibat Proyek Fiktif Atap Baja RinganDinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya Akan Membenahi Pasar Rakyat Secara Bertahap

Kurang lebih 1.500 bibit pohon ditanam bersama dalam kegiatan penghijauan itu. Tujuannya agar ke depan kualitas udara semakin bersih dan juga sebagai penyimpan cadangan air.

“Kami tanam sebagian dengan melibatkan pelajar karena kondisi kemarau dan sebagian lagi akan ditanam nanti saat bulan November ketika musim hujan untuk resapan air,” ujar kapolres kemarin.

Sementara itu Wakil Bupati Yana D Putra mengapresiasi gerakan penanaman pohon berupa kayu keras dan buah-buahan itu.

Ia mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan contoh ucapan terimakasih atas karunia alam yang dianugerahkan Allah SWT.

“Jadi alam merupakan anugerah yang harus kita jaga untuk generasi mendatang, dan kami sangat mengapresiasi peran Polri dalam upaya penghijauan,” katanya.

Ia berharap kegiatan itu dapat memicu kembali semangat masyarakat untuk melakukan pelestarian lingkungan.

Selain itu kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama warga Ciamis.

Baca Juga:Ditanya Kesejahteraan PPPK, Sekda Ciamis: Kami Sedang Mencari KejelasanSoal Prediksi Defisit Beras, Kabid Ketahanan Pangan Kota Tasikmalaya Pastikan Stok Beras Aman untuk 3 Bulan

“Kita jaga lingkungan ini sebagai wujud syukur dan tanggung jawab kita terhadap alam dan harus kuat lestarikan,” ucapnya.

Ditambajkan Fajar Alfiansyah (18) siswa SMAN 3 Ciamis mengaku senang ikut penaman dengan kepolisian dan pemerintah Ciamis tentunya menjadi pengalaman.

Karena memang alam harus dilestarikan sekarang sudah kekurangan air kalau musim kemarau.

“Saya senang dengan teman-teman dilibatkan penamana langsung jadi pengalaman,” ucapnya. (isr)

0 Komentar