Bantuan Produktif agar Masyarakat Miskin Berdaya

Enan Suherlan Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional

Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional, Enan Suherlan mengatakan, untuk menekan angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya memang harus adanya keberpihakan anggaran untuk permasalahan kemiskinan di Kota Tasikmalaya.

”Memang keberpihakan anggaran yang fokus sangat dibutuhkan untuk menekan angka kemiskinan ini,” kata Enan kepada Radar, Senin (8/3/2021).

Menurut dia, dalam upaya penekanan angka kemiskinan ini dibutuhkan bantuan produktif dan non produktif.

Misalnya produktif bantuan usaha, sedangkan non produktif bantuan semacam bantuan langsung tunai dan lainnya.

“Yang lebih ditekankan dan diperbanyak yakni bantuan produktif agar masyarakat miskin bisa terus mengembangkan usahanya,” kata dia.

Tentu, kata dia, bantuan produktif yang disarankan itu harus ada pendamping yang berkelanjutan dari pemerintah daerah, agar betul-betul masyarakat miskin ini, tidak kembali miskin, dalam artian tarap hidupnya secara ekonomi berubah.

“Karena bila hanya bantuan saja atau batuan tidak produktif hanya bertahan beberapa hari saja,” katanya.

Enan meyakini salah satu upaya yang paling efektif selain ada keberpihakan anggaran dari Pemerintah Kota Tasikmalaya yaitu dengan terus meningkatkan bantuan produktif.

“Saat sangat jarang adanya bantuan produktif itu, karena kebanyakan hanya bantuan, saja tidak ada bantuan yang di dampingi sampai tuntas,” kata dia. (ujg)

Be the first to comment on "Bantuan Produktif agar Masyarakat Miskin Berdaya"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: