Pastikan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Istimewa OPERASI YUSTISI. Petugas gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Ciamis melaksanakan Operasi Yustisi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Minggu (17/1/2021).

CIAMIS – Petugas gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Ciamis melaksanakan Operasi Yustisi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke sejumlah objek vital dan wisata, Minggu (17/1/2021).

Pelaksanaan operasi tersebut dipimpin oleh Kasat Tahti Polres Ciamis Iptu Iman dan melibatkan ratusan personel gabungan TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kabupaten Ciamis. Ratusan personel gabungan itu terdiri dari 60 personel polres, 50 anggota Kodim 0613 dan 50 petugas Satpol PP Kabupaten Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana SIK MSi mengatakan, operasi yustisi dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan penerapan PPKM di sejumlah objek wisata, kafe hingga pusat perbelanjaan di wilayah Kabupaten Ciamis telah dijalankan. Sebagaimana PPKM itu telah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 dan surat edaran Gubernur Jawa Barat serta dilanjutkan dengan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2021.

“Hari ini ratusan personel yang dipimpin oleh Kasat Tahti Polres Ciamis Iptu Iman melakukan operasi yustisi sekaligus pengecekan ke sejumlah lokasi keramaian warga. Meliputi Alun-Alun Ciamis, Gereja Santo Yohanes Pembatis, Yogya Cikoneng, Albaik Cikoneng, Waterboom Sukahaji, dan lokasi lainnya di wilayah hukum Polres Ciamis Polda Jabar,” ujar AKBP Hendria.

“Mereka yang bertugas juga tidak hanya mengecek penerapan protokol kesehatan saja, tetapi juga menyampaikan imbauan 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Itu semua dilakukan guna mengantisipasi dan menekan penyebaran virus corona khususnya di wilayah hukum Polres Ciamis,” tutur dia.

Selama kegiatan, lanjut Kapolres, dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun enam, petugas gabungan juga menyampaikn woro-woro untuk selalu menerapkan 5M. Petugas di lapangan saat melaksanakan tugasnya tetap memedomani protokol kesehatan seperti selalu menggunakan masker.

“Kami minta kepada petugas yang bertugas menyampaikan woro-woro dan penertiban penerapan PPKM agar mempersiapkan diri sendiri dahulu sebelum memberikan contoh kepada masyarakat. Upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dimulai dari kedisiplinan diri sendiri, keluarga, orang di sekitar dan masyarakat luas,” pesan Kapolres. (isr)

Be the first to comment on "Pastikan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: