KCD XII Kuatkan SMK di Iduka

MOTIVASI. Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd bersama Kepala SMK Syahida Tasikmalaya Solahudin ST mengarahkan siswa SMK agar memiliki kemampuan dan penguatan budaya kerja saat di Iduka, Rabu (4/11).

TASIK – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya terus membangkitkan generasi muda SMK untuk membangun Indonesia maju.

Caranya dengan terus menyiapkan diri untuk masuk ke Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (Iduka) di era Revolusi Industri 4.0.

Generasi muda harus terus mengasah kemampuan dan membekali kompetensi ilmu pengetahuan dan bahasa asing, keterampilan, dan moral. Itu sebagi bekal penting masuk di Iduka.

Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd mengatakan memasuki persaingan global di era revolusi industri 4.0 semua pihak dihadapkan pada tantangan penyiapan tenaga kerja terampil, kompeten dan siap memasuki Iduka.

Di sinilah peran SMK sebagai ujung tombak penyiapan tenaga andal dan siap memasuki Iduka dan terpenting memiliki karakter unggul.

”Selain peningkatan kompetensi ilmu pengetahuan dan bahasa asing juga SMK sekarang terus melaksanakan pembiasaan pembelajaran disiplin waktu. Pembudayaan itu sebagai bekal saat menjadi tenaga kerja atau wirausaha di Iduka,” kata Abur kepada Radar, Rabu (4/11).

Oleh karena itu, sambung Abur, penguatan budaya kerja siswa SMK merupakan aspek penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dan berhasil dalam pekerjaan dan usahanya.

Artinya siswa SMK harus dipersiapkan untuk menghadapi real job atau link and match yang ada di Iduka.

“Maka pentingnya penguatan budaya kerja untuk jangka panjang meliputi pembinaan ketahanan mental dan spiritual, disiplin, perilaku atau sikap positif,” ujarnya.

Tujuannya mempersiapkan kemampuan dan membangun karakter para siswa SMK sehingga pada akhirnya terciptanya suatu budaya yang maju, modern, dan kompetitif.

Untuk menjawab tantangan tersebut, SMK Syahida Tasikmalaya menyelenggarakan sosialisasi penguatan budaya kerja. Sosialisasi itu ditunjukkan bagi pendidikan dan peserta didik dalam memfasilitasi sekolah vokasi untuk penguatan budaya kerja pada Rabu (4/11).

Kepala SMK Syahida, Solahudin ST menjelaskan SMK merupakan pendidikan yang menyiapkan untuk bekerja dan berwirausaha.

Dengan itu pihaknya berpedoman pada peraturan Kemendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang standar kompetensi lulusan.

“Salah satunya area kompetensi harus dimiliki siswa adalah karakter pribadi dan sosial,” katanya.

Untuk pengembangan dan penerapan penguatan budaya kerja dari sejak SMK itu merupakan hal yang penting. Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas lulusan SMK yang profesional.

“Di sini memiliki tiga jurusan yaitu teknik komputer jaringan, teknik dan bisnis sepeda motor, dan otomatisasi tata kelola perkantoran yang terus dilakukan pem­bentukan sikap dan budaya kerja,” ujarnya.

“Pada capaian cita-cita sekolah kami adalah menciptakan lulusan profesional yang sesuai dengan tuntutan Iduka yaitu disiplin, kekinian dan kompetitif,” kata dia. (riz)

 

Be the first to comment on "KCD XII Kuatkan SMK di Iduka"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: