TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dua pengurus Karang Taruna Borolong, Kecamatan Singaparna, menjadi korban penganiayaan yang diduga melibatkan kelompok geng motor di Simpang Cigorowek, Desa Cintaraja, Minggu (8/11/2026) dini hari.
Kedua korban yakni Ketua Karang Taruna RW Borolong Dadang Suparjo (30) dan anggota Karang Taruna Muhamad Saepul Anwar (31). Keduanya juga merupakan anggota KNPI Kecamatan Singaparna.
Salah seorang korban mengalami luka tusuk di bagian punggung akibat serangan benda tajam. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD KHZ Musthafa untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga:STC MORO UDANG: Vespa Tua Menjemput Udang Segar di CikalongPohon Tumbang di Jalan Cinehel Timpa Dua Kios, Atap 15 Bangunan Ikut Rusak
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Insiden bermula ketika sejumlah pengendara motor melintas dalam iring-iringan dari arah Singaparna menuju Kota Tasikmalaya. Rombongan itu diduga merupakan geng motor dan dianggap meresahkan warga.
Dua pengendara sepeda motor yang diduga masih bagian dari iring-iringan tersebut kemudian menjadi sasaran massa. Satu pengendara datang dari arah Singaparna menuju Kota Tasikmalaya, sedangkan satu lainnya diduga bagian dari kelompok serupa yang melaju dari arah berlawanan.
Warga yang sedang ronda di Kampung Borolong sempat terlibat cekcok dengan rombongan pengendara tersebut. Situasi kemudian memanas hingga dua sepeda motor dibakar massa.
Kedua sepeda motor yang dibakar diduga merupakan kendaraan milik anggota geng motor. Polisi telah mengamankan pemilik salah satu sepeda motor tersebut untuk dimintai keterangan. Namun, polisi belum memastikan apakah kedua pemilik kendaraan memang terlibat dalam aktivitas geng motor.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri membenarkan peristiwa pembakaran sepeda motor tersebut. Lokasinya berada di Simpang Cigorowek, Jalan Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami mendapat laporan. Anggota dengan cepat menuju lokasi untuk kendalikan situasi. Alhamdulillah aman terkendali,” ungkap Heru, Minggu (8/11/2026).
Heru menjelaskan, peristiwa tersebut diawali konvoi sejumlah pengendara motor yang melintas dari arah Singaparna menuju Kota Tasikmalaya. Warga yang sedang ronda kemudian berusaha mengejar rombongan tersebut.
Baca Juga:Jangan Sampai Tutup Lagi, Reaktivasi Bandara Wiriadinata Harus Pertimbangkan Harga TiketDianggap Makar, Istana Resmi Pecat Listiyo Sigit Prabowo dari Jabatan KSP
“Ada beberapa orang yang lagi ronda berusaha mengejar kelompok motor ini. Ada juga korban penganiayaan. Masa yang mengetahui kejadian ini, langsung membakar motor,” terang Heru.
Polisi membenarkan terdapat dua korban penganiayaan. Keduanya mengalami luka akibat aksi kekerasan dan langsung dibawa ke rumah sakit.
