Pemkot juga memeriksa kondisi sosial ekonomi penerima bantuan. Dalam peninjauan di Cikalang, warga penerima manfaat tercatat masuk desil 1 dan 2.
Namun, pemerintah menemukan aktivasi bantuan pangan atau bantuan sosial sembako yang belum berjalan.
Viman menegaskan, sinkronisasi data menjadi bagian penting agar intervensi pemerintah benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.
Baca Juga:Bukan Sekadar Timbang Balita, Posyandu di Kota Tasikmalaya Kini Bantu Warga Dapat Rumah LayakPemkot Tasikmalaya Siapkan Kepala Sekolah Berintegritas, Bukan Jago Administrasi
Ke depan, peningkatan kualitas hunian di Kota Tasikmalaya diharapkan tidak berhenti pada perbaikan fisik bangunan. Sebab, rumah sehat bukan hanya soal tembok yang tidak retak atau atap yang tidak bocor. Urusan septic tank dan sanitasi pun harus mendapat tempat yang sama pentingnya.
Jangan sampai rumah sudah layak dipandang, tetapi urusan limbahnya masih menyisakan persoalan. (rezza rizaldi)
