Gading menjelaskan, IN MEDIO merupakan muara dari program residensi seniman yang sebelumnya diselenggarakan di Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Love 🤟 ARTJOG, sebuah platform yang mendorong terbentuknya ekosistem seni lebih inklusif serta meningkatkan kesadaran publik terhadap seni dan disabilitas.
Program ini melibatkan Tab Space, sebuah social enterprise yang memfasilitasi seniman disabilitas sebagai praktisi profesional, serta dotHub Space sebagai ruang kolaborasi seni, desain, dan budaya.
Baca Juga:AHM Dorong Gaya Hidup Hijau, Anak Muda Diajak Kurangi Sampah ElektronikPayung Geulis Dikenalkan Sejak Dini, Ibu dan Anak Kompak Melukis di Sawarga Kota Tasikmalaya
Proses residensi juga menggandeng Ace House Collective, kolektif seni independen asal Yogyakarta.
Lima seniman yang mengikuti program tersebut yakni Clara Vania (Yogyakarta), Dewi Nurlaela (Jakarta), Ilham Sadikin (Bandung), Septa Anggitayuda (Bogor), dan Zakka Nurul Giffani Hadi (Yogyakarta).
Selama 10 hari, mereka mengikuti proses pertukaran pengetahuan, eksplorasi artistik, serta berinteraksi dengan berbagai seniman, kolektif, dan ruang seni independen di Yogyakarta.
Hasil eksplorasi itu kemudian diterjemahkan ke dalam karya dengan beragam pendekatan dan medium.
Mulai dari eksplorasi arsitektur, transportasi, dan tradisi melalui figur robotik, simbol kesetaraan komunitas Tuli dan Dengar, fotografi dan bahasa isyarat, dokumentasi hubungan keluarga menggunakan teknik cyanotype, hingga kolase yang memadukan citra fisik dan digital.
Melalui IN MEDIO, pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya, tetapi juga membuka perspektif masyarakat mengenai kesetaraan, keberagaman, dan inklusivitas dalam praktik seni.
Bagi JNE, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi perusahaan di tengah perkembangan industri kreatif.
Baca Juga:Pilgub Jabar Mulai Menghangat! Gerindra Petakan Donny dan Herdiat, Posisi Dedi Mulyadi Bagaimana?Kampung CocoNut RI! Jurus UBK-Unisba Tingkatkan Nilai Jual Kelapa dan Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
Kolaborasi dengan komunitas seni sekaligus menunjukkan bahwa sektor logistik memiliki peluang untuk tumbuh bersama berbagai ekosistem usaha dan kreativitas.
Memasuki usia ke-36 dengan tema Melesat Hebat, JNE berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan komunitas, pelaku industri kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Melalui semangat Connecting Happiness, JNE ingin memastikan setiap pengiriman bukan sekadar urusan sampai tujuan, tetapi juga membawa nilai dan cerita.
Sebab, di balik sebuah karya yang dipamerkan, ada kreativitas yang perlu difasilitasi dan kesempatan yang perlu diperluas. (na)
