TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya selama tiga hari, 29-31 Oktober 2026, memicu bencana tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah wilayah. Sedikitnya lima kecamatan terdampak, yakni Culamega, Bojonggambir, Salawu, Cigalontang dan Cineam.
Bencana tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas dan akses jalan terdampak material longsor. Bahkan, dua rumah warga di Kecamatan Cineam dilaporkan roboh akibat hujan deras. Sejumlah lahan persawahan, badan jalan desa hingga bangunan milik warga juga terdampak.
Forum Koordinasi (FK) Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Tasikmalaya mencatat kejadian longsor yang tersebar di beberapa titik. Laporan pertama diterima pada Kamis (29/10/2026), di Desa Tenjonagara, Kecamatan Cigalontang. Longsor di lokasi tersebut menimbun lahan persawahan milik warga.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
Selanjutnya, pada Jumat (30/10/2026), longsor terjadi di Kampung Cibinong, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, yang mengakibatkan badan jalan desa tertutup material tanah.
Kejadian serupa dilaporkan di sejumlah wilayah Kecamatan Bojonggambir, di antaranya Kampung Puncakbaros, Desa Bojonggambir, serta Kampung Pangeueuman, Desa Bojongkapol.
Longsor juga terjadi di Kampung Cinunjang, kawasan perbatasan Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega, dengan Desa Mekarlaksana, Kecamatan Cipatujah. Sementara itu, material longsor menutup akses jalan di Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu. Kejadian lainnya dilaporkan di Desa Rajadatu, Kecamatan Cineam.
Ketua FK TAGANA Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan bencana tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada akhir Oktober.
“Dampaknya satu ruko terdampak longsor dan badan jalan desa tertutup tanah longsor,” terang Jembar, Minggu (1/11/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Cikuya, Kecamatan Culamega. Selain itu, longsor juga menimpa badan jalan di Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega. Akses jalan sempat terputus, tetapi kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.
Di Kecamatan Bojonggambir, longsor dilaporkan terjadi di tiga desa, yakni Desa Bojonggambir, Bojongkapol dan Jayamukti. Dampak terparah di Desa Bojonggambir, dengan material longsor menimpa bahu jalan desa dan dua rumah warga.
Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban
Sementara itu, di Desa Rajadatu, Kecamatan Cineam, hujan deras mengakibatkan dua rumah warga roboh. Adapun di Desa Tenjonagara, Kecamatan Cigalontang, longsor menimbun lahan persawahan milik warga.
