Selain longsor, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Salawu-Garut, tepatnya di Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu. Peristiwa tersebut sempat menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.
“Pohon tumbang sempat mengakibatkan kemacetan kendaraan dari arah jalur Salawu dan sebaliknya dari arah Garut,” jelas Jembar.
Menyikapi kejadian tersebut, Jembar mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
“Jika terjadi hujan intensitas tinggi dalam waktu cukup lama untuk segera mengevakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih aman,” imbau Jembar.
TAGANA Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memperbarui informasi kondisi di lapangan serta mengantisipasi potensi dampak lanjutan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat atau petugas terkait. Kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat curah hujan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (dik)
