TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya tingkat kecamatan resmi berakhir di halaman Universitas Mayasari Bakti, Kecamatan Tamansari, Kamis (29/10/2026). Penutupan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Tasikmalaya, Maman Rohman Setiadi, mengatakan peringatan hari jadi tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, momentum seperempat abad Kota Tasikmalaya harus menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Kota Tasikmalaya,” ujarnya dalam sambutan.
Baca Juga:Di Pusat Kota Tasikmalaya, Kakek Lansia dan Cucu Disabilitas Tinggal di Gubuk Tak Layak HuniSiswa Disabilitas di Tasikmalaya Laksanakan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, Dewan Dorong Fasilitasi Lapangan
Menurut dia, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Dukungan, kepedulian, serta keterlibatan masyarakat diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi warga.
Pelaksanaan peringatan di tingkat kecamatan juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota Tasikmalaya. “Semangat kebersamaan tersebut diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian perayaan hari jadi berakhir,” paparnya.
Salah seorang warga Tamansari, Adi Iskandar (43) menilai kegiatan peringatan hari jadi di tingkat kecamatan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk ikut merasakan suasana perayaan bersama warga lainnya. “Kami harap kebersamaan dengan pemerintah tak hanya di acara semacam ini, tapi terus dilangsungkan salam pembangunan dan pengembangan wilayah di berbagai sektor,” ungkapnya.
Ia berharap momentum Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya tidak hanya dirayakan setiap tahun, tetapi juga diikuti dengan perubahan yang dirasakan langsung masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan publik hingga pembangunan lingkungan.
Peringatan tahun ini mengusung tema Langkah Santun, Jiwa Tangguh. Tema tersebut diharapkan menjadi semangat bersama bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, serta berkontribusi dalam mewujudkan Kota Tasikmalaya yang semakin maju dan sejahtera.(Firgiawan)
