TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya meminta pemerintah daerah memastikan kelanjutan pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Mangunreja selesai tepat waktu dan sesuai kualitas yang ditetapkan.
DPRD mengingatkan agar proyek tersebut tidak mengalami keterlambatan seperti sejumlah pekerjaan rekonstruksi jalan kabupaten yang melewati masa kontrak.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Aang Budiana, mengatakan kepastian penyelesaian pembangunan SOR Mangunreja telah menjadi perhatian Badan Anggaran (Banggar) DPRD sebelum penetapan anggaran.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
“Apakah terkait pembangunan SOR tersebut dapat dipastikan memenuhi persyaratan, dan dapat juga diselesaikan hingga batas akhir tahun ini?, dari berbagai aspek, kendala teknis, mitigasi dan lain sebagainya,” tanya Aang kepada Radar, Kamis 29 Oktober 2026.
Menurut Aang, Banggar mempertanyakan langsung kesiapan tersebut kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Tasikmalaya, dalam hal ini Kepala DPU-TRPP-LH.
“Kepala DPU-TRPP-LH representasi dari pemerintah daerah, memastikan bahwa proses pembangunan tersebut akan bisa diselesaikan,” terang Aang.
Setelah anggaran pembangunan SOR ditetapkan, Komisi III kembali memanggil DPU-TRPP-LH untuk mengevaluasi kesiapan dan proyeksi penyelesaian pekerjaan.
“Kami juga menanyakan kembali persoalan tersebut, evaluasi sejauh mana proyeksi pembangunan SOR Mangunreja. Karena pada saat itu tahap persiapan, yang disampaikan kepala dinas DPU-TRPP-LH, memastikan kendala teknis dan mitigasi sudah dipersiapkan,” paparnya.
Komisi III juga menyoroti keterbatasan waktu pengerjaan dan potensi hambatan akibat cuaca, mengingat pekerjaan berlangsung menjelang akhir tahun yang mulai memasuki musim hujan.
“Kami mempertanyakan langsung ke DPU-TRPP-LH, bagaimana ketika memasuki bulan November ketika memasuki curah hujan lebat?. Jawaban dinas mengacu kepada prakiraan cuaca dari BMKG bahwa November, curah hujan tidak begitu meningkat,” kata dia.
Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban
Namun, Aang menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa sepenuhnya mengandalkan prakiraan cuaca karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu.
“Sudah terbukti 4-5 hari sudah memasuki musim hujan. Apalagi dalam pekerjaannya ada proyek pembangunan jembatan, tribun, pematangan lahan dan lapangan, lainnya,” jelas Aang.
Meski pihak dinas memastikan pekerjaan berjalan sesuai kalender kerja, Komisi III belum dapat memastikan perkembangan fisik pembangunan SOR Mangunreja hingga akhir Oktober. Karena itu, komisi berencana melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung ke lokasi pada pekan pertama November.
