Kalahkan SMKN Manonjaya, SMKN Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya Juara Bupati Cup Basketball

Smkn bantarkalong
Tim bola basket putri SMKN Bantarkalong meraih gelar juara Bupati Cup Basketball 2026. (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tim bola basket putri SMKN Bantarkalong meraih gelar juara Bupati Cup Basketball 2026 setelah mengalahkan SMKN Manonjaya pada partai final di Java Arena Brigif, Tasikmalaya, Minggu (25/10/2026).

Pembina tim SMKN Bantarkalong, Bayu Tresna Gumelar, S.Pd., mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari persiapan dan latihan rutin yang dijalani para pemain. Persiapan meliputi latihan fisik, penguatan teknik dasar, serta pembentukan kekompakan tim.

“Kemenangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kedisiplinan latihan dan kerja sama menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan dalam kompetisi bola basket antarsekolah,” ujarnya, Senin (26/10/2026).

Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan

Pertandingan final melawan SMKN Manonjaya menjadi tantangan tersendiri bagi SMKN Bantarkalong. Kedua tim sebelumnya berada dalam grup yang sama pada babak penyisihan. Saat memperebutkan posisi juara grup, SMKN Bantarkalong berhasil mengungguli SMKN Manonjaya.

Kedua sekolah kembali bertemu di partai puncak setelah melewati pertandingan semifinal. Pertemuan tersebut menuntut SMKN Bantarkalong menjaga konsistensi permainan sekaligus mengantisipasi pola permainan lawan yang sudah mereka hadapi pada babak penyisihan.

Hingga pertandingan final, para pemain SMKN Bantarkalong mampu mempertahankan performa dan menuntaskan kompetisi dengan gelar juara.

Bayu mengatakan, pengalaman mengikuti Bupati Cup Basketball tidak hanya memberikan kebanggaan atas gelar yang diraih, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi para pemain dalam membangun kepercayaan diri, kebersamaan, dan mental bertanding.

“Mengikuti Bupati Cup Basketball tahun ini memberikan kesan mendalam bagi saya. Awalnya kami datang dengan keraguan dan beban, namun berkat kekompakan, kerja keras, dan doa, kami mampu melewati setiap pertandingan yang menegangkan hingga akhirnya keluar sebagai juara,” katanya.

Menurut Bayu, keberhasilan dalam olahraga beregu tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu. Setiap pemain harus mampu menjalankan peran, membangun komunikasi, dan saling mendukung, terutama ketika menghadapi tekanan selama pertandingan.

“Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa kerja sama tim dan keyakinan selalu bisa mengalahkan segala keterbatasan,” ucapnya.

Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban

Keberhasilan SMKN Bantarkalong tidak terlepas dari persiapan terstruktur yang dijalani sebelum dan selama kompetisi. Para pemain melaksanakan latihan rutin setiap Rabu dan Jumat dengan materi penguatan fundamental bola basket serta peningkatan kemampuan teknis.

0 Komentar