Kalahkan SMKN Manonjaya, SMKN Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya Juara Bupati Cup Basketball

Smkn bantarkalong
Tim bola basket putri SMKN Bantarkalong meraih gelar juara Bupati Cup Basketball 2026. (Istimewa)
0 Komentar

Selain itu, latihan fisik digelar setiap Senin untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan pemain. Persiapan tersebut menjadi bekal menghadapi pertandingan yang menuntut kecepatan, konsentrasi, dan koordinasi antarpemain.

Jadwal pertandingan yang berlangsung satu kali dalam sepekan juga memberikan waktu bagi tim untuk mengevaluasi penampilan dan mematangkan persiapan menghadapi laga berikutnya.

“Waktu di antara pertandingan dimanfaatkan untuk menjalani latihan, memperkuat kemampuan dasar, dan menjaga kesiapan pemain,” katanya.

Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan

Dalam permainan, para pemain dituntut tidak hanya terampil mengolah bola dan mencetak angka, tetapi juga mampu menjalankan strategi bertahan, membangun serangan, serta menjaga komunikasi di lapangan.

Kedisiplinan berlatih turut membentuk mental bertanding. Para pemain belajar mengelola tekanan, mempertahankan semangat, dan menjaga kepercayaan terhadap rekan setim ketika pertandingan berlangsung ketat.

Bayu menegaskan, kebanggaan atas keberhasilan tersebut tidak semata-mata terletak pada trofi yang berhasil diraih. Proses panjang sejak pertandingan pembuka hingga partai final menjadi bagian penting dari pencapaian tim.

“Juara Bupati Cup Basketball bukan hanya tentang piala yang kami pegang hari ini, tetapi tentang setiap tetes keringat di sesi latihan, strategi yang disusun hingga larut malam, dan saling percaya di lapangan dari laga pembuka sampai final,” tuturnya.

Ia mengaku bangga dan bersyukur dapat menyaksikan perjuangan para pemain yang terus berusaha memberikan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi.

Tim bola basket putri SMKN Bantarkalong diperkuat siswa dari tiga tingkat kelas, yakni kelas X, XI, dan XII. Perbedaan angkatan menjadi bagian dari dinamika tim yang menuntut setiap pemain saling memahami peran dan membangun komunikasi untuk mencapai tujuan bersama.

Pemain kelas XII terdiri atas Maula, Fitri, dan Naila. Dari kelas XI, tim diperkuat Maura, Naznin, Selsa, Lia, dan Dinda. Sementara itu, pemain kelas X adalah Aryanti dan Nazwa.

Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban

Kolaborasi antarpemain tersebut menjadi bagian dari perjalanan SMKN Bantarkalong dalam meraih gelar juara. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk mengembangkan potensi dan meraih pencapaian, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

0 Komentar