Uang Renovasi Rp10 Juta Lenyap, Dapur Warga Padaherang Pangandaran Tak Kunjung Digarap

Uang Lunas
Warga Padaherang, Istiqomah, memperlihatkan bukti laporan dugaan penipuan oleh pemborong, Kamis (22/10/2026). istimewa
0 Komentar

Saat kembali dimintai kepastian, terduga pemborong disebut terus berkelit. Uang yang telah diserahkan pun tak kunjung dikembalikan.

Menurut Istiqomah, A berdalih sedang mengalami kesulitan keuangan. Terduga pemborong juga sempat berjanji menjual sepeda motor untuk mengembalikan uang tersebut.

Alasan lain yang disampaikan, yakni sedang sakit parah dan meminta tambahan waktu pembayaran.

Namun, berbagai alasan itu tak kunjung berujung pada penyelesaian.

Baca Juga:Stok Darah RSUD dr. Soekardjo Terbantu, Ratusan Prajurit Macan Putih Turun TanganRetribusi Kios Pasar Kota Tasikmalaya Bakal Naik 25 Persen, Pedagang Minta Tunggakan Dihapus

Merasa upaya meminta pengembalian uang tidak membuahkan hasil, Istiqomah akhirnya memilih menempuh jalur hukum.

“Akhirnya saya berinisiatif melaporkannya ke Polres Pangandaran pada hari Rabu (21/10/2026) kemarin,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Istiqomah berharap terduga pemborong memiliki iktikad baik untuk mengembalikan uang Rp10 juta yang telah diterimanya.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan jasa pemborong, termasuk memastikan kejelasan perjanjian, tahapan pembayaran, dan bukti pembelian material sebelum menyerahkan uang dalam jumlah besar.

Hingga berita ini disusun, dugaan penipuan dan penggelapan tersebut masih berdasarkan keterangan korban. Penanganan dan pembuktian lebih lanjut menjadi kewenangan pihak kepolisian. (deni nurdiansah)

0 Komentar