Menurutnya secara politik Pemkot Tasikmalaya memiliki peluang besar untuk bisa menyelesaikannya. Pasalnya pucuk-pucuk pimpinan saat ini berada di partai dan dukungan yang sama. Di mana kepala daerah kabupaten, kota serta pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya berasal atau didukung Partai Gerindra, termasuk Gubernur Jawa Barat serta Presiden. “Bisa selesai itu,” ujarnya yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Kursi para pimpinan yang berasal dari satu partai ini menurutnya merupakan kesempatan emas yang bisa dimanfaatkan. Pasalnya dinamika politik bisa berubah di periode selanjutnya karena belum tentu bisa terulang. “Enggak tahu saya, berikutnya masih Gerindra atau tidak,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, penyerahan aset dari pemkab dan pemkot sempat terjadi di era kepemimpinan H Budi Budiman. Namun baru sebagian saja yang bisa terealisasi, masih ada aset-aset potensial yang secara administratif pemiliknya pemkab. Di antaranya yakni eks pemda, pendopo lama dan beberapa aset lainnya.
Baca Juga:GPI Soroti Tambang di Mangkubumi Kota TasikmalayaSolar untuk Sampah, Angkanya Bikin Gerah!
Ketua IPA-DPRD Kota Tasikmalaya H Enjang Bilawini mengatakan bahwa hasil diskusi tersebut bukan hanya sebatas obrolan saja. Pihaknya akan menjadikan sebagai rekomendasi untuk diserahkan ke Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. “Kami akan sampaikan ke wali kota,” terangnya.
Sejurus dengan itu, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Aslim SH MH mengatakan silaturahmi ini sangat bermanfaat. Dia pun ikut terketuk untuk mendorong penyelesaian aset yang dibicarakan dalam diskusi tersebut. “Kalau bisa kita lakukan, mengapa tidak kita lakukan, mumpung semua terkoneksi (oleh partai Gerindra),” terangnya.
Silaturahmi tersebut dihadiri oleh eks anggota DPRD dari berbagai generasi, dari periode awal sampai periode 2009-2024. Meskipun secara usia mereka terpaut cukup jauh, namun masing-masing punya harapan yang sama, yakni kemajuan Kota Tasikmalaya.(Rangga Jatnika)
RANGGA JATNIKA/RADAR TASIKMALAYA
SILATURAHMI.
