Penataan Dadaha Mulai Tergambar, Khususnya Area Parkir dan Perdagangan

Masterplan Penataan Komplek Dadaha Sektor Perdagangan dan Parkir
Masterplan Penataan Komplek Dadaha Sektor Perdagangan dan Parkir
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID–Pemkot Tasikmalaya mulai menggambarkan masterplan penataan Dadaha, khususnya untuk area perdagangan dan parkir off street atau di luar badan jalan. Gambaran ini dinilai perlu diketahui oleh publik supaya memiliki persepsi dan semangat yang sama untuk membuat Dadaha lebih baik.

Berdasarkan masterplan tersebut, ada 3 kawasan yang bisa dimanfaatkan para pedagang, yakni area shelter, area seberang stadion (dari TK Alfabet-Masjid Al-Mujahidin) dan area belakang Gelanggang Generasi Muda (GGM).

Sementara untuk area parkir off street ada 7 titik area Taman Dadaha (lapangan panah), Taman Puri, halaman GOR Susi Susanti, halaman GOR Sukapura, halaman GGM dan halaman Gedung Kesenian.

Baca Juga:BPK Bongkar Hitungan SiLPA Pemkot Tasikmalaya!Penataan Dadaha Kurang Progresif, Pemkot Tasikmalaya Masih Siapkan Masterplan

Masterplan sektor perdagangan dan parkir off street ini menjadi jawaban dari pertanyaan publik mengenai konsep dan progres penataan Dadaha. Di mana sebagian pihak kerap mempertanyakan kawasan perdagangan yang boleh dimanfaatkan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL).

Masterplan ini yang sudah dibuat ini baru tahap awal saja sehingga baru meliputi sebagian sektor. Tim penataan akan mengembangkannya guna membuat masterplan secara utuh.

Ketua harian Tim Penataan Dadaha Ade Hendar sekaligus Asda 1 Kota Tasikmalaya menerangkan upaya penataan tidak dilakukan secara sembarangan. Pihaknya mengacu pada Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang sudah dibuat. “Jadi kita sudah punya acuan yang menjadi pedoman untuk menata Dadaha,” ungkapnya.

Gambar dan pemetaan pada masterplan juga rencananya akan dipasang di sejumlah titik kawasan Dadaha. Supaya masyarakat juga bisa melihat dan memahami gambaran rencana penataan yang dilakukan. “Jadi nanti pengunjung bisa melihat akan ditata seperti apa Dadaha,” tuturnya.

Pihaknya berharap semua pihak bisa memiliki semangat dan keinginan yang sama untuk penataan Dadaha ini. Sehingga prosesnya bisa berjalan lancar dan segera menciptakan sebagai kawasan yang nyaman baik untuk olahraga dan juga rekreasi.(Rangga Jatnika)

0 Komentar