Bina dan Evaluasi PEKKA, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan di Kabupaten Ciamis

Kabupaten ciamis
Perwakilan kelompok Perempuan Kepala Rumah Tangga (PEKKA) se-Kabupaten Ciamis antusias mengikuti pembinaan dan evaluasi yang digelar DP2KBP3A Kabupaten Ciamis di Aula Rumah Makan Linggarsari, Kecamatan Cijeungjing, Selasa (20/10/2026). (Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis terus mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui pembinaan dan evaluasi kelompok Perempuan Kepala Rumah Tangga (PEKKA).

Kegiatan yang digelar di Aula Rumah Makan Linggarsari, Kecamatan Cijeungjing, Selasa (20/10/2026), diikuti 80 perwakilan kelompok PEKKA se-Kabupaten Ciamis. Kegiatan mengusung tema Bersama Menguatkan, Bersinergi Memberdayakan: Kepemimpinan Perempuan untuk Masa Depan yang Lebih Sejahtera.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Elis Lismayani SKM Bdn MM, mengatakan pembinaan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah meningkatkan keterampilan perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan

“Oleh karenanya saat ini para peserta Kelompok PEKKA dilatih membuat hiasan bunga dari kawat bulu,” katanya kepada Radar, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, keterampilan yang diberikan diharapkan tidak hanya menambah kemampuan peserta, tetapi juga membuka peluang usaha untuk memperkuat ekonomi dan ketahanan keluarga.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin para ibu tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Elis berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi usaha rumahan yang produktif dan berkelanjutan. Karena itu, 80 peserta diharapkan dapat menularkan keterampilan yang diperoleh kepada anggota kelompok PEKKA lainnya.

Berdasarkan catatan Bidang PPPA DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, jumlah anggota PEKKA di daerah tersebut telah mencapai lebih dari 600 orang.

Selain pembinaan keterampilan, DP2KBP3A juga mengevaluasi 40 kelompok PEKKA yang tersebar di 27 kecamatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan usaha, perluasan pasar, serta jejaring yang telah dibangun masing-masing kelompok.

“Diharapkan bisa berkembang sehingga bisa menjadi peningkatan ekonomi bagi anggotanya,” katanya.

Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban

Evaluasi juga mencakup kedisiplinan kelompok dalam menyampaikan laporan perkembangan anggota dan kegiatan setiap bulan. Laporan tersebut menjadi salah satu bahan untuk memantau keberlangsungan program dan usaha yang dijalankan.

“Memang ada kelompok PEKKA yang rajin melaporkan setiap bulan, juga ada tersendat tiga bulan,” ujarnya.

0 Komentar