TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Camat Sodonghilir, Asep Priyatin Saputra, SSTP MM menekankan pentingnya pengabdian, responsivitas, dan kemampuan menyerap aspirasi masyarakat bagi pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) Desa Sukabakti periode 2026–2031.
Pengurus RT dan RW diminta tidak sekadar menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang cepat, memahami kebutuhan warga, serta merespons persoalan di lingkungan masing-masing.
Pesan tersebut disampaikan Asep saat pelantikan pengurus RT dan RW Desa Sukabakti di GOR serbaguna desa setempat, Kamis (15/10/2026). Kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) RT dan RW.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
Asep mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.
“Tekad ikhlas mengabdi harus tertanam dalam diri agar ringan dalam menjalankan tugas di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta pengurus yang melanjutkan masa pengabdian agar mempertahankan konsistensi dalam melayani warga. Sementara itu, pengurus baru diharapkan segera beradaptasi dan memahami kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
Menurutnya, menjalankan tugas sebagai pengurus RT dan RW membutuhkan kesiapan untuk mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran demi kepentingan bersama.
“Diri kita bukan milik sendiri, tetapi milik masyarakat. Tentunya waktu, tenaga, dan pikiran harus siap diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Asep menegaskan, RT dan RW memiliki posisi strategis sebagai penyampai informasi dan kebijakan pemerintah sekaligus penyalur aspirasi masyarakat. Karena itu, pengurus harus mampu memastikan informasi program pemerintah tersampaikan kepada warga, sekaligus meneruskan persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Tantangan tersebut semakin besar di tengah perkembangan dunia digital yang memungkinkan informasi menyebar dengan cepat. Persoalan di tingkat lingkungan dapat dengan mudah menjadi perhatian publik apabila tidak direspons secara tepat.
Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban
“Dunia digital hari ini sudah sangat cepat. Kita harus responsif terhadap permasalahan yang terjadi, karena masyarakat sekarang bisa langsung menyampaikan persoalan kepada pimpinan di atas, bahkan sampai viral,” katanya.
