Pemeriksaan yang tersedia meliputi tekanan darah, gula darah, serta sejumlah pemeriksaan lain sesuai jenis layanan yang disediakan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan konsultasi dengan tenaga medis.
Menurut Asep, pemeriksaan kesehatan penting untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus mendeteksi potensi penyakit sejak dini. Masyarakat pun didorong agar tidak menunggu keluhan muncul sebelum memeriksakan diri.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini. Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Dengan pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan bisa diketahui lebih awal sehingga apabila ditemukan masalah, dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Baca Juga:Kemiskinan Kota Tasikmalaya Turun ke 9,34 Persen, Viman: Berkat Kerja Kompak Bersama Seluruh PihakListriknya Terang, PAD-nya Remang-Remang
Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan program CKG setidaknya satu kali dalam setahun sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran pelayanan selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan keterangan Dinkes, jumlah warga yang menjalani pemeriksaan pada hari-hari awal kegiatan telah mencapai ratusan orang.
Layanan tersebut diharapkan terus dimanfaatkan masyarakat hingga PEKRAF berakhir. Selain pemeriksaan dasar, deteksi dini juga dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tidak menular, termasuk gangguan jantung dan kanker.
Dengan perpaduan promosi produk, inovasi digital, pelestarian budaya, dan pelayanan kesehatan, PEKRAF 2026 menawarkan lebih dari sekadar hiburan akhir pekan. Tantangan berikutnya adalah memastikan kreativitas yang dipamerkan benar-benar berlanjut menjadi peluang usaha, memperluas pasar, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tasikmalaya. (ujang nandar)
