Berikan Pelayanan, Kejar Pendapatan! Tim Penataan Dadaha Dituntut Sadar Tanggung Jawab

Tim penataan dadaha
Tim Penataan Dadaha melakukan rapat evaluasi di Kantor UPTD Pengelola Komplek Dadaha, Selasa (13/10/2026).
0 Komentar

Sebelumnya, Kepala UPTD Pengelola Komplek Dadaha Dadang Ismail menerangkan bahwa pihaknya sudah memetakan area-area yang menjadi ruang parkir. Di antaranya yakni area depan Masjid Mujahidin sampai kolam renang Asia, lingkungan GOR Sukapura, GGC, GGM, Gor Susi Susanti dan alun-alun Dadaha dan area parkir di bahu jalan Dadaha. “Kalau untuk sarana parkir, kami sudah punya pemetaan,” ujarnya.

Soal optimalisasi PAD, awalnya pihaknya memang memanfaatkan area parkir sebagai salah satu objek retribusi. Namun realisasinya, masih terbilang janggal karena dari seluruh kawasan, yang masuk hanya Rp 3,6 juta perbulan.

“Kami melihat itu terlalu kecil dan belum memiliki acuan target, sehingga sudah lama kita stop,” ungkapnya.

Baca Juga:KURSI DEWAS TIDAK SEDARURAT PASIEN!Masuk Agenda HUT Kota Tasikmalaya ke-25, Lumiland Dinilai Kurang Merakyat

Maka dari itu, sampai saat ini pihaknya baru bisa memberikan pelayanan sarana parkir tanpa timbal balik retribusi. Hal itu akan diterapkan setelah ada target yang objektif yang didasari kajian tim appraisal. “Kalau belum ada dasar itu, ya kami tidak mengambil retribusi parkir,” terangnya.(Rangga Jatnika)

0 Komentar