TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID—Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya sudah sibuk mengurus kucing yang dibawa warga ke kantornya, Kamis pagi (8/10/2026). Pada leher kucing tersebut terdapat kalung alumunium tebal yang dikhawatirkan mencekiknya.
Hal itu berawal sekitar pukul 07.40 WIB di mana petugas Damkar kedatangan warga Kelurahan Yudanegara Kecamatan Cihideung. Mereka meminta tolong supaya petugas bisa melepaskan kalung pada leher kucing tersebut.
Kabid Damkar BPBD Kota Tasikmalaya Erik Yowanda mengatakan bahwa di rumah pelapor, kucing tersebut sudah mengeong tiada henti sejak pukul 03.00 WIB. Diperkirakan hal itu disebabkan kalung yang terpasang di lehernya. “Karena kebingungan, warga membawanya ke Mako Damkar,” tuturnya.
Baca Juga:Kondisi Dadaha Dinilai Potret Kegagalan Pemkot TasikmalayaDewan Ingatkan Kepentingan MBG Jangan Kesampingkan Tanggung Jawab Utama Sekolah
Petugas pun langsung mengeluarkan pekakasnya untuk memotong kalung tebal berbahan alumunium tersebut. Hanya butuh waktu 4 menit, kalung pun berhasil dilepaskan dari leher kucing. “Tidak ada kendala, hanya beberapa menit sudah bisa dilepas,” ucapnya.
Diakuinya bahwa Damkar sudah memiliki stigma pelayanan segala urusan, pihaknya tidak mempersoalkan hal tersebut. Selama bisa dilakukan, maka petugas akan memberikan bantuan. “Selama kita bisa, ya kita bantu,” selorohnya.
Di sisi lain, petugas Damkar pun tetap dituntut pada tanggung jawab pemadaman ketika ada kebakaran yang di musim kemarau ini cukup rawan. Bahkan malam hingga dini hari, pihaknya cukup sibuk melakukan upaya pemadaman. “Ada 6 titik penanganan kebakaran, 2 bangunan dan 4 lahan kosong,,” ujarnya.
Beberapa di antaranya yakni kebakaran lahan ilalang di Bungursari serta tumpukan barang bekas di wilayah Mangkubumi. Erik mengimbau agar warga supaya tidak sembarang membakar sampah, sekalipun di lahan kosong yang penuh rumput atau tumbuhan kering. “Dikhawatirkan merembet dan berdampak lebih luas,” imbuhnya.(Rangga Jatnika)
