Stan Cimol di Event Tasikmalaya October Dadaha Festival Kebakaran, Pedagang Alami Luka

Kebakaran TOF Dadaha Kota Tasikmalaya,
Api berkobar di stan pedagang cimol pada event TOG di area parkir GCC Dadaha, Selasa (6/10/2026)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID—Salah satu stan Tasikmalaya October Festival (TOF) di area paarkir basement Gedung Creative Center (GCC) Dadaha mengalami kebakaran, Selasa (6/10/2026). Peristiwa itu menimbulkan kepanikan para pedagang serta pengunjung yang berada di lokasi event tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Radar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di mana api tiba-tiba berkobar di stan Cimol. Warga pun langsung berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan sederhana sampai akhirnya api berhasil dipadamkan.

Saat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi, api sudah padam. Petugas Damkar pun tinggal melakukan pendinginan untuk mencegah percikan api kembali muncul.

Baca Juga:Truk Kontainer Ekspedisi Terguling di Jalan Sewaka Kota TasikmalayaASEP MENJAWAB ASEP!

Salah seorang pedagang kue yang berdampingan dengan stan cimol terbakar, Sindy (18) mengaku mendengar suara tiupan gas yang tidak wajar. Secara spontan perempuan tersebut menyelamatkan diri meninggalkan stan dagangannya. “Sudah curiga (suara semburan gas), saya langsung keluar,” ungkapnya.

Setelah di luar stan atau tenda, kekhawatirannya terjadi di mana lapak pedagang cimol itu terbakar. Dia melihat pedagang cimol tersebut sibuk mengamankan barang dagangan dan perlengkapannya.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Sindy, pedagang cimol tersebut mengalami luka bakar di bagian tangan. Namun dirinya tidak mengetahui secara detail luka yang dialami korban. “Yang kelihatan satu tangannya luka, enggak tahu hanya satu tangan, enggak tahu dua-duanya,” ucapnya.

Korlap Damkar Kota Tasikmalaya Hendrik Setiana mengatakan saat kenakaran terjadi dia dan tekan-rekannya juga berada di Dadaha. Dia dan rekan-rekannya ditugaskan untuk melakukan penyemprotan untuk membersihkan shelter. “Lagi pembersihan shelter di Dadaha pas kejadian di situ,” ungkapnya.

Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.47 WIB dan langsung mendatangi lokasi namun kondisi api sudah padam. Informasi yang dia dapat, api diduga muncul karena masalah gas di stan pedagang cimol tersebut. “Diduga gas bocor,” katanya

Kepala UPTD Pengelola Komplek Dadaha Dadang Ismail mengatakan bahwa peristiwa tersebut jadi bahan evaluasi ke depannya. Pihaknya pun meminta para pedagang supaya lebih memperhatikan keamanan dan keselamatannya. “Ini jadi bahan evaluasi kamu dan semoga jadi pembelajaran juga untuk semuanya supaya tidak terjadi hal serupa ke depannya,” ungkapnya.(Rangga Jatnika)

0 Komentar