“Kita berharap pengembangan panas bumi Gunung Galunggung menjadi investasi strategis yang menghasilkan energi bersih, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Cecep juga menegaskan, pengembangan potensi panas bumi perlu memberikan dampak yang luas bagi masyarakat sekaligus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, potensi energi baru dan terbarukan dapat menjadi bagian dari pembangunan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Tim EBTKE Kementerian ESDM, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga:Sekda Kota Tasikmalaya Sebut Pengangkatan Dewas Sudah Sesuai AturanPRASASTI 2026 Dimulai, UMB Tanamkan Anti-Bullying dan Anti-Kekerasan
Kemudian unsur Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, para Kepala SKPD, para Kepala Bagian Setda dan para Camat se-Kabupaten Tasikmalaya, para pimpinan BUMD, Rektor Universitas Siliwangi Tasikmalaya, serta tamu undangan lainnya. (Diki Setiawan/rls)
