Ketika PCNU Ikut Membuka Rapor Wali Kota Tasikmalaya!

Pcnu nahdlatul ulama
Ilustrasi AI/chat GPT
0 Komentar

Pemerintah Kota Tasikmalaya sendiri saat ini memasuki periode ketika berbagai program dan kebijakan 2026 sedang berjalan. Portal resmi Pemkot mencatat Viman sebagai wali kota dan Diky Candra sebagai wakil wali kota.

Maka evaluasi dari luar pemerintahan tentu menjadi bagian lain dari percakapan publik.Setidaknya dari surat yang beredar, PCNU sedang mengundang Banom untuk membahas evaluasi, bukan mengumumkan penilaian akhir.

Itu penting. Karena evaluasi seharusnya dimulai dari data. Apa yang dijanjikan? Apa yang sudah dikerjakan? Apa yang belum selesai? Mengapa belum selesai? Dan apa yang dirasakan masyarakat?

Baca Juga:GIMANA NASIB AKAL SEHAT!Soal Dewas RSUD, Heri Ahmadi: Kata Sekda Boleh Cenah!

Kalau semua pertanyaan itu dibuka, rapat bisa menjadi menarik. Bahkan sangat menarik. Sebab pemerintah punya data dari dalam. Masyarakat punya pengalaman dari luar. NU punya jaringan sampai ke akar rumput. Kalau ketiganya bertemu, gambarnya bisa lebih lengkap. Sabtu Pagi

Maka Sabtu pagi di Jalan Dr. Sukarjo bukan sekadar agenda organisasi. Ada satu pertanyaan yang secara alami akan muncul: Seperti apa sebenarnya rapor Wali Kota Tasikmalaya setelah menjalankan pemerintahan?

Nilainya nanti tentu bukan ditentukan oleh satu orang. Bukan pula oleh satu organisasi. Rapor kepala daerah pada akhirnya dibaca oleh banyak mata.

Dan yang paling lama membaca rapor itu adalah masyarakat. PCNU kini mengajak Banom membuka bukunya. Kita tunggu halaman mana yang dibuka lebih dulu.Halaman prestasi? Halaman pekerjaan rumah? Atau halaman yang biasanya paling menarik: catatan kaki. (red)

0 Komentar