Padahal, menurut dia, sejumlah kegiatan tersebut memang telah memiliki alokasi anggaran masing-masing.
Begitu juga dengan agenda di DPRD Kabupaten Pangandaran, termasuk rapat paripurna dan kegiatan pendukungnya.
“Rapat paripurna termasuk penyambutannya yang biasa ada dekorasi dan lain-lain. Kita tarik juga sebagai bagian dari acara Milangkala. Jadi itu sudah ada penganggarannya,” jelasnya.
Baca Juga:Asep MP: Tanyakan ke BKPSDM!Camat Rame-rame Masuk Studio
Penjelasan tersebut membuat angka Rp1,99 miliar perlu dibaca secara lebih hati-hati.
Sebab, nominal tersebut bukan berarti seluruhnya merupakan uang baru yang dikeluarkan khusus untuk pesta Hari Jadi Kabupaten Pangandaran.
Sebaliknya, angka tersebut merupakan akumulasi dari berbagai kegiatan yang dikemas dalam satu rangkaian Milangkala. Meski demikian, cara menghimpun berbagai program rutin tersebut dalam satu proposal tetap membutuhkan penjelasan yang transparan kepada masyarakat.
Pasalnya, dokumen dengan total kebutuhan hampir Rp2 miliar dapat dengan mudah dipahami publik sebagai biaya penyelenggaraan Milangkala.
Padahal, menurut keterangan Aep, terdapat kegiatan yang sudah memiliki anggaran tersendiri sebelum masuk dalam rangkaian Hari Jadi.(Deni Nurdiansah)
