Sabatini menilai pemain bernomor punggung 10 itu terlalu sering berada di bangku cadangan sehingga kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya menjadi terbatas.
Setelah tampil apik pada babak pertama, Raspadori kemudian digantikan Cambiaghi pada babak kedua.
Menurut Sabatini, perbandingan antara kedua penampilan tersebut tidak sepenuhnya adil karena pertandingan sudah memasuki fase yang berbeda.
Baca Juga:Daftar 20 Pemain Italia dengan Gaji Tertinggi: Verratti Dibayar Rp600 Miliar, Dimarco Masuk 10 BesarEranio Sarankan Amorim Sederhanakan Peran Luka Modric: Dia Tak Cocok Bermain dengan Dua Gelandang
Babak pertama adalah saat Italia tampil seperti tim yang benar-benar lapar kemenangan.
Dan bagi Sabatini, itulah wajah Italia yang selama ini ingin dilihat publik.
Dari tim yang baru saja kalah telak 0-2 dari Belgia, Gli Azzurri berubah menjadi tim yang mampu mengontrol pertandingan, menciptakan peluang, dan menghukum Turki dengan empat gol.
Italia akhirnya pulang dari Bursa dengan kemenangan 4-1 sekaligus membawa pesan penting: kekalahan dari Belgia belum menggambarkan seluruh wajah Gli Azzurri.
