Investigasi Jurnalis Prancis: Maldini Dipecat AC Milan karena Menolak Orang Dalam Cardinale 

Paolo Maldini
Paolo Maldini Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Konflik Maldini bukan satu-satunya hubungan penting yang retak pada periode tersebut.

Molina juga membahas hubungan Cardinale dengan Alec Scheiner, mantan eksekutif NFL yang pernah menjadi salah satu orang kepercayaan Cardinale dalam investasi olahraga RedBird.

Scheiner disebut terlibat dalam proyek Toulouse sejak 2020. Namun, hubungan keduanya kemudian memburuk setelah Cardinale membeli Milan.

Baca Juga:Fabio Liverani: Hormati Keputusan Gattuso Menolak Mauro IcardiItalia vs Belgia: Van Bommel Kenang Momen Scudetto Bersama AC Milan di Olimpico

Menurut rekonstruksi Molina, Scheiner menganggap investasi sekitar €1,2 miliar untuk Milan terlalu besar, terlebih dengan adanya pinjaman besar dari Elliott dalam struktur transaksi tersebut.

Scheiner juga disebut mendorong agar orang-orang pilihannya masuk ke jajaran dewan Milan.

Hubungan tersebut akhirnya berakhir pada 2023.

Molina kemudian membuat klaim lain terkait Scheiner. Menurutnya, setelah meninggalkan RedBird, Scheiner membentuk dana investasi Otro Capital yang mendapatkan pendanaan sekitar €200 juta atau Rp4 triliun dari RedBird/Cardinale.

Klaim tersebut menjadi salah satu bagian yang paling sensitif dalam investigasi Molina mengenai jaringan investasi olahraga RedBird.

Di tengah keluarnya Maldini, posisi Zlatan Ibrahimovic justru disebut berbeda.

Molina menggambarkan Ibrahimovic sebagai figur yang hampir tidak tersentuh di lingkungan RedBird.

Mantan striker Swedia tersebut memiliki posisi Senior Advisor dan, menurut Molina, juga menanamkan uangnya ke dalam dana investasi RedBird.

Investasi tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang memberikan jaminan terhadap keberadaan Ibrahimovic di dalam struktur RedBird.

Baca Juga:Inter Milan Raup Keuntungan Rp454 Miliar Meski Gagal Total di Liga ChampionsIntip Debut Klopp Bersama Timnas Jerman: Ditahan Belanda 1-1, Lini Belakang Masih Rapuh

Meski demikian, Molina menilai peran Ibrahimovic sebagai Senior Advisor belum memiliki definisi yang sepenuhnya jelas.

Situasi ini menciptakan kontras dengan Maldini. Sang legenda Milan justru harus pergi setelah perbedaan pandangan dengan Cardinale mengenai arah pengelolaan olahraga klub.

Investigasi Molina kemudian bergerak kepada Jorge Mendes, salah satu agen paling berpengaruh di sepak bola Eropa.

Mendes disebut memainkan peran penting dalam sejumlah aktivitas Milan pada musim panas terakhir, termasuk dalam negosiasi Gonçalo Ramos dan Diego Moreira serta proses keluarnya Rafael Leao.

Ramos disebut didatangkan dengan nilai sekitar €75 juta atau Rp1,5 triliun, sedangkan Moreira berada di kisaran €60 juta atau Rp1,2 triliun, berdasarkan angka yang digunakan dalam investigasi tersebut.

0 Komentar