Tim Penataan Dadaha Tasikmalaya Berjalan Tanpa Pimpinan

penataan dadaha kota tasikmalaya
Penutupan akses kendaraan di Jalan Dadaha yang belum jelas kelanjutannya hingga Rabu (23/9/2026). (Ujang Nandar/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

Dalam hal ini tim penataan harus bisa membangun kekompakan dan konsistensi supaya penataan dadaha bisa tetap berjalan. Jangan sampai ada ego yang bisa menghambat pekerjaan yang harus diselesaikan. “Jangan penataan malah jadi tidak selesai,” ucapnya.

Sementara iti, Ketua Paguyuban Pedagang Kecil dan Mikro Kompleks Dadaha, H. Ana Nuryana, mengatakan para pedagang pada prinsipnya siap mengikuti penataan yang telah direncanakan. Namun, pihaknya meminta agar mekanisme penempatan PKL terlebih dahulu diperjelas melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Menurut Ana, MoU tersebut penting agar seluruh pihak memiliki landasan yang jelas mengenai hak dan kewajiban masing-masing. Kesepakatan itu juga diharapkan dapat disaksikan oleh DPRD Kota Tasikmalaya sehingga proses penataan memiliki legitimasi dan dapat dilaksanakan secara tertib.

Baca Juga:Amir Mahpud: Gunting Pita Bukan Garis Finish!Di Kota Tasikmalaya, Oktober Diprediksi Masih Kering

“Pedagang baru akan menempati shelter setelah ada MoU yang jelas dan disaksikan DPRD. Di dalamnya harus diatur hak dan kewajiban masing-masing pihak,” kata Ana.(Rangga Jatnika)

0 Komentar