Pemain tim nasional Brasil itu dapat beroperasi sebagai penyerang di belakang striker maupun menjadi ujung tombak tunggal.
Fleksibilitas tersebut membuat Endrick sangat menarik bagi Milan.
Namun, peluang transfernya tetap bergantung pada keputusan Real Madrid dan Florentino Perez.
Jika Madrid membuka kemungkinan melepas Endrick, termasuk melalui skema pinjaman, Milan siap berada di meja negosiasi.
Baca Juga:Juventus Buru Kiper asal Brasil, Disiapkan untuk Gantikan Kamil GrabaraDavide Frattesi Penyesalan Terbesar Inter di Bursa Transfer: Dilepas Murah, Jadi Mesin Gol Gattuso di Lazio
Rossoneri bahkan bukan satu-satunya klub yang menunggu kesempatan tersebut. Roma juga disebut tertarik kepada pemain Brasil itu.
Tetapi, Milan juga tidak ingin bergantung hanya pada Endrick.
Tim scouting Rossoneri juga terus bekerja mencari gelandang serang yang sesuai dengan kebutuhan Amorim. Salah satu nama yang masuk dalam daftar adalah Alvyn Sanches.
Pemain Swiss kelahiran 2003 itu merupakan milik Young Boys.
Sanches memiliki kaki kiri dan karakter sebagai gelandang serang yang dianggap cocok dengan sistem 3-4-2-1 Amorim.
Dalam sistem tersebut, dua pemain di belakang penyerang harus mampu bergerak bebas, masuk ke tengah, menciptakan peluang, sekaligus membantu penyerang utama.
Sanches dinilai memiliki profil tersebut.
Ia juga dianggap sebagai salah satu talenta muda Swiss yang menarik perhatian. Tim scouting Milan sudah lama mengikuti perkembangannya, sementara Gardiner telah menyampaikan rekomendasi mengenai namanya.
Kini keputusan akhir berada di tangan Cardinale.
Situasi tersebut juga membuat masa depan Hutchinson menjadi menarik untuk dipantau.
Pemain kelahiran 2003 itu tampil cukup baik ketika masuk sebagai pemain pengganti saat Milan menghadapi Lazio di Olimpico.
Baca Juga:Leao Mulai Bikin Fans Galatasaray Geram: Malas-malasan di Lapangan, Nol Gol dan AssistCuma Main 15 Menit, Stankovic Terancam Tinggalkan Inter Milan
Namun, kesempatan sebagai starter melawan Benfica di San Siro pada pertandingan pertama Liga Europa belum memberikan dampak serupa.
Karena itu, penilaian terhadap Hutchinson masih terlalu dini.
Hutchinson datang dari Nottingham Forest dengan status pinjaman berbayar sekitar 4 juta euro atau Rp80 miliar.
Milan memiliki opsi untuk mempermanenkannya dengan nilai yang mendekati 50 juta euro atau sekitar Rp1 triliun.
Angka tersebut jelas bukan investasi kecil.
Hutchinson masih memiliki kesempatan untuk mengubah situasi melalui performanya sepanjang musim.
Tetapi jika ingin membuat Milan mengeluarkan sekitar Rp1 triliun untuk mempermanenkannya, sang pemain harus memberikan alasan kuat di atas lapangan.
