Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Konfercab XLII, Cepi Sultoni, mengapresiasi seluruh kader dan pimpinan komisariat yang telah mengikuti proses persidangan hingga selesai.
Menurutnya, dinamika yang muncul selama Konfercab merupakan bagian dari proses demokrasi dan dialektika organisasi. Perbedaan pandangan dalam forum, kata dia, menjadi hal yang wajar selama tetap berada dalam koridor organisasi.
“Kami dari unsur panitia pelaksana bersyukur dan mengapresiasi seluruh kader serta pimpinan komisariat yang telah membersamai jalannya Konfercab XLII ini dengan penuh kedewasaan berorganisasi. Dinamika yang terjadi di ruang sidang adalah bukti bahwa dialektika di HMI hidup dan sehat,” tutur Cepi.
Baca Juga:Dua Medali Internasional Jadi Kado 70 Tahun SMAN 1 TasikmalayaPengusaha Kota Tasikmalaya Masih Bingung Soal SLF, HIPMI Buka-Bukaan Soal ini
Ia berharap kepemimpinan Ahmad Riza Hidayat mampu membawa energi baru sekaligus merangkul seluruh elemen komisariat.
Rekonsiliasi yang digaungkan sejak awal kepemimpinan pun diharapkan tidak berhenti sebagai narasi pasca-kontestasi, tetapi benar-benar menjadi langkah awal untuk memperkuat HMI Cabang Tasikmalaya.
Sebab, setelah palu sidang diketuk dan kontestasi berakhir, pekerjaan organisasi justru baru dimulai. (rezza rizaldi)
