TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 247 peserta program Pemagangan Nasional tahap kedua di Kabupaten Tasikmalaya ditempatkan di sejumlah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Mereka terdiri dari peserta yang akan bekerja di Puskesmas, rumah sakit daerah, hingga perusahaan milik daerah.
Penyerahan dan pembekalan peserta dilakukan dalam apel pagi di Lapangan Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin (21/9/2026). Program tersebut dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP-TK).
Pemagangan Nasional merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang ditujukan bagi lulusan baru (fresh graduate) jenjang diploma dan sarjana. Program ini menjadi sarana bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sekaligus meningkatkan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
Selain pengalaman kerja, peserta memperoleh uang saku dan insentif yang berkisar Rp2,3 juta hingga Rp6 juta per bulan, disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat. Peserta juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sertifikat pemagangan resmi, serta peluang untuk direkrut langsung oleh industri.
Wakil Bupati Tasikmalaya H Asep Sopari Al-Ayubi SP MIP menyampaikan selamat kepada para fresh graduate atau lulusan di Kabupaten Tasikmalaya yang mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut, termasuk yang ditempatkan di BLUD seperti rumah sakit dan Puskesmas.
“Jadi bagi para lulusan ini yang ingin mencari pengalaman kerja dan mengalami langsung dunia kerja. Maka lewat program pemagangan nasional ini menjadi wadah untuk sarana belajar, memotivasi diri, meningkatkan kompetensi sehingga ketika masuk dunia kerja yang sesungguhnya betul-betul siap bersaing,” ungkap Asep.
Asep optimis pengalaman pelaksanaan program pada tahap pertama dan kedua dapat menjadi modal untuk memperluas penyerapan tenaga kerja melalui program Pemagangan Nasional pada tahap berikutnya.
“Jadi dapat memberikan peluang besar bagi para calon tenaga kerja di Kabupaten Tasikmalaya untuk ikut daftar dan menjadi bagian dari program pemagangan nasional ini,” kata Asep.
Menurut Asep, program tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
