“Organisasi yang sehat adalah organisasi yang mampu menjaga program yang baik sekaligus menghadirkan inovasi baru. Musyawarah ini harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra mengapresiasi keberhasilan SEV Indonesia yang lahir di Kota Tasikmalaya namun mampu berkembang menjadi komunitas berskala nasional.
Ia menilai keberadaan anggota dari berbagai daerah menjadi nilai tambah bagi promosi Kota Tasikmalaya sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui kunjungan komunitas.
Baca Juga:Pembinaan Ohan Hafiz Kota Tasikmalaya Terus Diperkuat, 20 Peserta Tembus Hafalan 30 JuzWarisan Sejarah Jangan Tergerus Waktu, ASN Kota Tasikmalaya Bersihkan Kawasan Tugu Koperasi
“Fakta bahwa SEV Indonesia lahir di Kota Tasikmalaya harus diketahui masyarakat luas. Anggotanya datang dari berbagai daerah di Indonesia. Ini menjadi kebanggaan sekaligus membawa dampak positif bagi Kota Tasikmalaya,” jelasnya.
Diky juga mengapresiasi suasana musyawarah yang berlangsung penuh kekeluargaan. Menurutnya, semangat tersebut menjadi contoh bahwa sebuah komunitas dapat mengedepankan musyawarah tanpa menimbulkan perpecahan.
“Saya melihat yang paling menonjol dari SEV bukan sekadar komunitas, tetapi nuansa keluarganya sangat kuat. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk terus berkontribusi kepada masyarakat,” tukasnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan budaya kolaborasi dan memperluas kontribusi sosial, karena tantangan ke depan tidak bisa diselesaikan oleh satu orang, melainkan melalui kebersamaan dan musyawarah. (rezza rizaldi)
