Norwegia Singkirkan Brasil 2-1: Haaland Tampil Seperti Monster, Ancelotti Gagal Total

Erling Haaland
Erling Haaland  Foto: Tangkapan layar X 
0 Komentar

Sebaliknya, Norwegia tampil semakin percaya diri.

Pada menit ke-79, Schjelderup melepaskan umpan silang akurat dari sisi kiri. Haaland lolos dari kawalan Gabriel Magalhaes sebelum menyundul bola dengan keras ke gawang Alisson.

Gol tersebut menjadi gol keenam Haaland di Piala Dunia sekaligus membawa Norwegia unggul 1-0.

Brasil mencoba bangkit dan terus menekan. Namun ketika asyik menyerang, mereka justru kembali dihukum.

Baca Juga:Media Italia: Carnevali Yakinkan Juventus Beli Tarik Muharemovic Rp720 MiliarIntip Gaji Liberali di Como: Penghasilan Rp20 Miliar per Musim, AC Milan Kebagian Rp60 Miliar

Memasuki menit ke-90, Haaland menerima umpan Schjelderup di depan kotak penalti.

Dengan satu sentuhan, ia melepaskan tendangan kaki kiri yang sangat keras ke sudut jauh gawang Alisson. Bola meluncur tanpa mampu dihentikan sang kiper Liverpool dan mengubah skor menjadi 2-0.

Gol itu merupakan gol ketujuh Haaland di Piala Dunia 2026, membuatnya menyamai bahkan melewati torehan para pesaingnya dalam perebutan Sepatu Emas seperti Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time.

Setelah VAR kembali memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran Ostigard terhadap Casemiro, Neymar yang menjalani laga terakhirnya bersama tim nasional sukses mencetak gol pada menit ke-90+10.

Namun gol tersebut hanya menjadi hiburan. Peluit panjang berbunyi dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Norwegia.

Media Italia Calciomercato memberikan kritik tajam kepada Carlo Ancelotti dengan nilai 5.

Menurut mereka, keputusan memainkan empat penyerang sejak awal memang sempat menyulitkan Norwegia, tetapi pergantian pemain yang dilakukan justru membuat keseimbangan tim hilang.

Baca Juga:Dovbyk Ingin Reuni dengan De Rossi di Genoa: Gaji Rp70 Miliar per Musim Jadi Batu SandunganSiapakah Mohamed Hany? "Totti" Asal Mesir yang Malah Cetak Dua Gol Bunuh Diri di Piala Dunia 2026

Masuknya Neymar dan Endrick dinilai tidak memberikan kontribusi berarti, baik saat menyerang maupun bertahan.

Ketika Brasil kehilangan organisasi permainan, Haaland menghukum mereka dengan dua gol yang mematikan.

Calciomercato juga menyebut kegagalan ini menjadi tanggung jawab Ancelotti.

Brasil dianggap sudah kehilangan identitas sebagai tim yang dikenal menghibur dengan permainan menyerang, sementara kekalahan ini menjadi eliminasi tercepat Selecao di Piala Dunia dalam 36 tahun terakhir.

Di sisi lain, Haaland kembali membuktikan statusnya sebagai predator mematikan.

Meski sempat dikawal ketat dan nyaris tak terlihat sepanjang babak pertama, ia hanya membutuhkan dua peluang untuk mengubah jalannya pertandingan.

Ketajamannya membuat Norwegia kini bermimpi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

0 Komentar