Di tengah derasnya pengaruh lingkungan dan media sosial, Elvira mengingatkan agar keluarga tidak pernah absen dalam mendampingi anak. Sebab, rumah menjadi benteng pertama sebelum anak berhadapan dengan dunia luar.
“Keluarga harus selalu hadir. Itu intinya,” tegasnya.
Selain komunikasi yang hangat, Elvira menilai pendidikan agama juga menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan akan menjadi kompas moral agar anak tidak mudah terseret ke lingkungan yang salah.
Baca Juga:Polres Tasikmalaya Kota Sabet Empat Gelar dari Polda Jawa Barat, Prestasi Jangan Berhenti di PialaDana Talang Rp6,85 Miliar Belum Cair, Nasabah Prioritas Bank Mandiri Mengaku Dipingpong
“Agama harus diperkuat, kembali kepada Al-Qur’an dan hadis. Kalau pondasi agamanya kuat, Insyaallah anak-anak tidak akan mencari lingkungan yang salah,” pungkasnya.
Di tengah meningkatnya berbagai persoalan sosial yang melibatkan remaja, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa benteng pertama bukan berada di jalanan ataupun ruang penindakan, melainkan di ruang keluarga.
Sebab, ketika rumah kehilangan kehadiran, lingkungan luar kerap mengambil alih peran yang semestinya dimiliki orang tua. (rezza rizaldi)
