Siapakah Mohamed Hany? "Totti" Asal Mesir yang Malah Cetak Dua Gol Bunuh Diri di Piala Dunia 2026

Mohamed Hany
Mohamed Hany  Foto: Tangkapan layar Instagram@mohany30 
0 Komentar

Ia menjadi langganan starter di posisi bek kanan dan dianggap sebagai salah satu pemimpin ruang ganti bersama bintang Liverpool, Mohamed Salah.

Debutnya bersama Mesir terjadi pada era pelatih asal Argentina, Hector Cuper.

Sejak saat itu, Hany selalu menjadi bagian penting skuad The Pharaohs, termasuk tampil pada dua edisi Piala Afrika sebelum berlaga di Piala Dunia 2026.

Baca Juga:Inter Fokus Jual Pemain: Paksa Frattesi Pindah ke Inggris Jika Juventus Tak Mau Tebus Rp600 MiliarAC Milan Selangkah Lagi Datangkan Mario Gila, Lazio Sepakat di Angka Rp600 Miliar

Di atas lapangan, Hany dikenal sebagai bek kanan modern yang gemar membantu serangan.

Kecepatannya saat menyisir sisi kanan membuatnya beberapa kali bahkan dimainkan sebagai pemain sayap ketika Al Ahly masih dilatih mantan bek Lazio, Javier Garrido.

Selain piawai menyerang, Hany juga memiliki kemampuan bertahan yang solid. Ia dikenal memiliki tingkat keberhasilan tekel yang tinggi serta disiplin menjaga posisinya.

Kemampuan mengalirkan bola juga menjadi salah satu kelebihan pemain kelahiran Kairo tersebut.

Sepanjang Piala Dunia 2026, ia mencatat akurasi umpan mencapai 87 persen. Bahkan sebelum laga melawan Australia, Hany sempat menyumbangkan satu assist untuk Mostafa Ziko saat Mesir menghadapi Selandia Baru di fase grup.

Karena itulah, dua gol bunuh diri yang terjadi di turnamen ini terasa begitu kontras dengan kualitas sebenarnya yang dimiliki Mohamed Hany.

Kesalahan tersebut memang akan tercatat dalam sejarah Piala Dunia, tetapi tidak serta-merta menghapus kontribusinya selama lebih dari satu dekade bagi Al Ahly maupun tim nasional Mesir.

Baca Juga:Agennya Kecam Juventus, Michele Di Gregorio Beri Klarifikasi: Saya Hormati Rekan SetimKiper Lazio Sepakat Gabung Inter Milan, Ivan Provedel Jalani Tes Medis Pekan Depan

Bagi para pendukung Mesir, Mohamed Hany tetap menjadi ikon sepak bola nasional dan sosok yang setia membela satu klub.

Ia pernah mengantarkan Al Ahly meraih treble bersejarah pada 2020, dan hingga kini masih dipercaya menjadi salah satu pemimpin di ruang ganti The Pharaohs.

Meski Piala Dunia 2026 menghadirkan kenangan pahit baginya, perjalanan karier Hany tetap layak dikenang sebagai salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Mesir.

0 Komentar