Jurnalis Italia Tak Setuju Amorim Latih AC Milan: Rossoneri Milan Mempermainkan Dirinya Sendiri

Ruben Amorim
Ruben Amorim  Foto: Tangkapan layar Instagram@rubenamorimu 
0 Komentar

Pelatih berusia 41 tahun itu dikenal memiliki filosofi sepak bola menyerang dan piawai mengembangkan pemain muda.

Karakter tersebut mengingatkan pada sosok Cesc Fabregas, pelatih muda yang juga sempat dikaitkan dengan Milan.

“Amorim bekerja sangat baik di Sporting CP. Dia suka mengembangkan talenta dan memainkan sepak bola ofensif. Dari sisi filosofi, ini pilihan yang konsisten,” ujarnya.

Baca Juga:Ruben Amorim Kandidat Terkuat Pelatih AC Milan: Rossoneri Kembali Bermain dengan Tiga Bek Kecewa dengan AC Milan, Modric Ingin Pensiun Usai Piala Dunia

Meski demikian, Cuomo mempertanyakan proses pencarian pelatih yang dilakukan manajemen Milan selama beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, Rossoneri sempat mewawancarai sejumlah kandidat dengan profil yang sangat berbeda satu sama lain. Situasi itu menunjukkan tidak adanya arah yang jelas.

“Apakah sejak hari pertama Milan memang percaya pada Amorim? Atau karena opsi lain seperti Rangnick gagal sehingga mereka mencari alternatif?” tanya Cuomo.

Sebelumnya, nama Ralf Rangnick memang sempat dikaitkan dengan Milan. Namun, sejumlah laporan menyebut Ibrahimovic kurang setuju dengan penunjukan pelatih asal Jerman tersebut.

Kritik paling keras Cuomo diarahkan kepada cara Milan mengelola proses pencarian pelatih baru.

Ia menilai tiga pekan terakhir telah merusak citra klub yang memiliki sejarah besar di sepak bola dunia.

“Milan bukan hanya mempermainkan para pendukungnya, tetapi juga mempermainkan dirinya sendiri, sejarahnya, dan kebesarannya,” tegas Cuomo.

Baca Juga:Inter Milan Buka Opsi Barter Pemain dengan Juventus: Frattesi Tukar Andrea Cambiaso AS Roma Siap Korbankan Soule demi Greenwood dan Pulisic

Menurutnya, kekacauan dalam proses pencarian pelatih telah menjadi “kartu nama” yang buruk bagi klub yang memiliki tujuh gelar Liga Champions tersebut.

“Tiga minggu terakhir ini tidak bisa dihapus. Ini adalah kartu nama yang aneh, gila, sulit dijelaskan, dan sulit dikomentari bagi klub sebesar Milan,” lanjutnya.

Cuomo bahkan menilai bahwa dunia sepak bola kini mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di San Siro.

“Hari ini seluruh dunia bertanya-tanya apa yang sedang terjadi di Milan, bahkan dengan rasa prihatin,” pungkasnya.

Meski kritik terus berdatangan, Ruben Amorim tetap menjadi kandidat terkuat untuk menukangi Rossoneri.

Jika negosiasi berjalan lancar, pelatih Portugal itu berpotensi memulai era baru Milan dengan formasi tiga bek dan proyek regenerasi skuad.

Namun satu hal jelas: siapa pun pelatih yang akhirnya datang, ia akan menghadapi tekanan besar untuk mengembalikan AC Milan ke puncak sepak bola Italia dan Eropa.

0 Komentar