Ia ingin menikmati hasil perjuangan yang telah dibangunnya bersama rekan-rekan setim sepanjang musim lalu sebelum kembali memikirkan kemungkinan pulang ke Madrid.
Menurut Romano, saat ini baik Como maupun Nico Paz sedang menunggu keputusan dari Real Madrid.
Klub Italia tersebut telah menyatakan keinginannya untuk mempertahankan sang pemain, sementara Nico juga sudah menyampaikan harapannya kepada manajemen Madrid.
Baca Juga:Alvaro Morata: Saya Mabuk Berat Saat Dikenalkan Sebagai Pemain Baru AC MilanTim Favorit Pemenang Piala Dunia 2026 Versi Zanetti: Perancis Kandidat Terkuat, Maroko Kuda Hitam
Meski Real Madrid tetap menjadi impian besar bagi hampir semua pemain muda dunia, termasuk Nico Paz, gelandang kreatif tersebut percaya bahwa bertahan satu musim lagi di Como akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perkembangannya.
Optimisme pun mulai muncul di lingkungan Como. Mereka percaya peluang mempertahankan Nico masih terbuka, meski semuanya bergantung pada keputusan akhir manajemen Los Blancos.
Menariknya, peluang Como mempertahankan Nico Paz bisa meningkat karena aktivitas transfer yang sedang dilakukan Real Madrid.
Menurut laporan yang sama, Madrid saat ini tengah fokus mengejar gelandang Portugal, Bernardo Silva.
Pemain berusia 31 tahun itu akan berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir pada 30 Juni mendatang.
Real Madrid bahkan dikabarkan telah mengajukan proposal resmi dan sedang berada dalam tahap negosiasi lanjutan dengan perwakilan sang pemain.
Jika Bernardo Silva benar-benar bergabung, persaingan di lini tengah Madrid akan semakin ketat.
Baca Juga:Inter Milan Sudah Hasilkan Dana Rp600 Miliar dari Bursa Transfer Damien Comolli Hengkang, Rencana Juventus Datangkan Sorloth dan Kolo Muani Bisa Berantakan
Situasi tersebut bisa menjadi alasan tambahan bagi klub untuk menunda pemulangan Nico Paz selama satu musim lagi.
Di sisi lain, pelatih José Mourinho disebut ikut mendorong Real Madrid agar mempercepat proses perekrutan Bernardo Silva dan mengalahkan persaingan dari Barcelona maupun Atletico Madrid.
Perkembangan dalam beberapa hari ke depan diyakini akan sangat menentukan arah masa depan Nico Paz.
Bagi Nico Paz, keputusan ini bukan soal menolak Real Madrid, melainkan memilih jalur perkembangan yang dianggap paling tepat.
Di Como, ia menjadi pemain inti, mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih, dan memiliki kesempatan tampil di Liga Champions sebagai protagonis utama tim.
Sebaliknya, jika kembali ke Real Madrid saat ini, ia harus bersaing dengan banyak bintang kelas dunia untuk mendapatkan menit bermain.
