Era Guardiola Berakhir, Arsenal Juara Liga Inggris

Arsenal
Ilustrasi Arsenal Foto: Tangkapan layar Instagram@premierleague
0 Komentar

Namun musim ini menjadi akhir dari siklus luar biasa tersebut.

Media Inggris bahkan melaporkan Guardiola telah memberi sinyal kepada internal klub soal keinginannya meninggalkan City pada akhir musim.

Disebutkan pula adanya pertemuan virtual dengan para pemain terkait kebocoran informasi soal masa depannya.

Meski begitu, Guardiola masih menahan diri untuk memberikan kepastian.

“Di akhir musim saya akan berbicara dengan presiden klub dan kami akan membuat keputusan,” katanya.

Baca Juga:Mengapa Como Lolos ke Liga Champions Jika Punya Poin yang Sama dengan AC Milan, AS Roma dan JuventusSkenario AC Milan Lolos ke Liga Champions Meski Imbang atau Kalah Lawan Cagliari

Situasi ini membuka peluang besar terjadinya revolusi di tubuh Manchester City. Bahkan sejumlah laporan menyebut Enzo Maresca disiapkan sebagai calon penerus Guardiola musim depan.

Sementara itu, keberhasilan Arsenal menjadi juara terasa semakin emosional karena mengingatkan publik pada era kejayaan Arsene Wenger pada 2004 silam.

Saat itu Arsenal dikenal sebagai “The Invincibles”, tim legendaris yang menjuarai Premier League tanpa terkalahkan.

Kini, 22 tahun kemudian, Arteta berhasil membawa semangat baru ke Emirates Stadium.

Pelatih berusia 44 tahun itu perlahan membangun Arsenal sejak ditunjuk pada 2019. Ia sebelumnya sudah mempersembahkan Piala FA 2020 dan dua Community Shield sebelum akhirnya meraih trofi Premier League pertamanya sebagai manajer.

Kesuksesan Arsenal musim ini juga menghadirkan catatan menarik bagi sepak bola Italia.

Bek Riccardo Calafiori menjadi pemain Italia terbaru yang sukses menjuarai Premier League.

Baca Juga:Cassano Bantah Jadi Corong Ibrahimovic untuk Kritik AllegriAC Milan Pertimbangkan Bawa Pulang Adriano Galliani untuk Damaikan Allegri dan Ibrahimovic

Arsenal merekrutnya dari Bologna pada musim panas 2024 dengan nilai transfer mencapai €43,7 juta atau sekitar Rp742,9 miliar ditambah bonus €5 juta atau sekitar Rp85 miliar.

Calafiori mengikuti jejak Carlo Cudicini, Federico Macheda, Mario Balotelli, hingga Federico Chiesa yang lebih dulu merasakan gelar juara Liga Inggris.

Musim Arsenal sendiri belum selesai. Setelah memastikan gelar Premier League, mereka kini memburu sejarah baru dengan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions yang akan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei mendatang.

Jika berhasil menjuarai Eropa, maka musim ini akan dikenang sebagai awal dari dinasti baru Arsenal sekaligus penutup sempurna bagi era Guardiola di Inggris.

0 Komentar