Tren tersebut dinilai sebagai modal penting untuk menjaga optimisme dunia usaha sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi nasional.
Pemerintah pun berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan agar tetap stabil sepanjang tahun.
Dengan kombinasi kebijakan fiskal, program baru, serta dorongan konsumsi dan investasi, Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk mencatat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada 2026.
Baca Juga:Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Dikebut pada 2026, Anggaran Rp14 Triliun Disiapkan Pemerintah Batal di Jakarta, Persija Kecewa Laga Kontra Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Perasaan Mantan Ketum Jakmania
“Kita sudah keluar dari kutukan pertumbuhan (ekonomi di kisaran) 5 persen. Sudah dua triwulan kan, 5,39 persen (di kuartal IV-2025) dan 5,61 persen (di kuartal I-2026). Jadi kita harapkan ke depannya makin cepat, makin cepat, makin cepat,” ujar Purbaya.
“Kita akan jaga momentum pertumbuhan yang ada,” tutupnya.
