Untuk mencegah penyalahgunaan BBM, pembelian khususnya BBM subsidi tetap dibatasi dan wajib menggunakan barcode MyPertamina.
“Untuk mengatur BBM subsidi yang tepat sasaran sekarang harus memiliki barcode My Pertamina terlebih dahulu. Kalau ada penyalahgunaan barcode bisa langsung di blokir sehingga tak bisa mengisi BBM subsidi kembali sebelum diverifikasi ulang,” katanya.
Sementara itu, petugas SPBU lain yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, sejak isu kenaikan BBM muncul, sistem barcode MyPertamina sering mengalami pembaruan yang berdampak pada penggunaan di lapangan.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
“Per hari kenaikkan BBM non subsidi, memang banyak barcode BBM subsidi seperti saat mengisi Bio Solar tiba-tiba non aktif dari pusat. Solusinya bisa daftar ulang kembali keesokan harinya,” ujarnya.
Pantauan di lapangan, suasana pengisian Pertamina Dex di salah satu SPBU Ciamis tampak lebih sepi setelah harga naik menjadi Rp23.900 per liter. (riz)
