“Targetnya bukan hanya juara, tapi bagaimana mereka terus berkembang setelah kompetisi,” katanya.
SDN Panglayungan sendiri mencatatkan sejumlah capaian, di antaranya juara 2 Da’i Cilik putra (Athaya Kemal Zakaria), juara Harapan 1 Da’i Cilik putri (Tazkiyatul Hasanah), serta juara Harapan 1 cabang Qasidah.
Bagi komite, hasil tersebut bukan garis akhir. Justru di titik inilah ujian konsistensi dimulai—apakah pembinaan berlanjut, atau kembali tenggelam dalam rutinitas tanpa arah. (ayu sabrina barokah)
