Fabregas dinilai memiliki pendekatan taktik modern yang sejalan dengan filosofi Guardiola.
Selain itu, latar belakangnya sebagai mantan pemain Barcelona membuatnya sangat familiar dengan gaya bermain berbasis penguasaan bola.
Selain Fabregas, dua pelatih asal Spanyol lainnya juga masuk dalam daftar.
Baca Juga:Mengapa Pemain Real Madrid Tak Terima Kalah dari Bayern Munchen?Siapa Hector Fort, Bek Sayap Lulusan La Masia yang Buat Inter Rela Menukarnya dengan Bastoni
Yang pertama adalah Andoni Iraola, yang saat ini menangani Bournemouth. Iraola dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan agresif dan kolektif, yang dinilai cocok dengan karakter permainan Manchester City.
Nama berikutnya adalah Xavi Hernandez. Mantan gelandang legendaris Barcelona itu saat ini tidak melatih setelah meninggalkan Blaugrana pada 2024.
Meski reputasinya sempat menurun, Xavi tetap dianggap memiliki pengalaman penting, termasuk membawa Barcelona meraih gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol.
Menggantikan Guardiola jelas bukan tugas mudah. Ia bukan hanya pelatih sukses, tetapi juga arsitek utama identitas Manchester City modern.
Siapa pun yang datang nanti harus mampu menjaga standar tinggi sekaligus membawa evolusi baru bagi tim.
Untuk saat ini, semua masih sebatas spekulasi.
Namun satu hal yang pasti, jika Guardiola benar-benar pergi, Manchester City akan memasuki era baru yang penuh tantangan—dan nama seperti Fabregas kini mulai diperhitungkan sebagai bagian dari masa depan tersebut.
