CIAMIS, RADARTASIK.ID – Pemerintah Desa Panyingkiran dan Desa Pawindan mendorong percepatan pembangunan Jembatan Cirahong 2 yang akan menghubungkan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.
Desakan ini muncul sebagai tindak lanjut atas penertiban dan penataan Jembatan Cirahong oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, sekaligus janji untuk mengupayakan pembangunan jembatan baru tersebut.
Kepala Desa Panyingkiran, H Soleh, menyampaikan harapan masyarakat agar pembangunan Jembatan Cirahong 2 segera direalisasikan. “Berharap Jembatan Cirahong 2 bisa dilakukan pembangunan,” katanya kepada Radar, Senin (13/4/2026).
Baca Juga:Serap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan DesaWork From Cafe: Rahasia Tetap Produktif di Tengah Suasana Santai
Menurutnya, kehadiran jembatan baru ini diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, akses perdagangan juga akan semakin terbuka dan berpotensi menciptakan destinasi wisata baru.
“Masyarakat bisa mendapatkan akses lebih mudah untuk berdagang dan menjadi destinasi wisata baru yang tentunya menarik wisatawan,” ujarnya.
Dari sisi progres, pembangunan Jembatan Cirahong 2 telah memasuki tahap penggantian lahan dan bangunan warga yang akan digunakan sebagai akses jalan menuju lokasi jembatan.
Tahapan ini menunjukkan perkembangan dibandingkan tahun sebelumnya yang masih berada pada perencanaan pengadaan tanah.
“Kini memasuki tahapan proses pemberkasan penggantian lahan atau bangunan yakni perhitungan nilai appraisal,” katanya.
Sebanyak 32 kepala keluarga tercatat akan menerima penggantian lahan dan bangunan. Namun demikian, kepastian waktu pembayaran kompensasi hingga kini belum diumumkan. “Akan tetapi untuk pembayarannya belum ada kabar lagi,” ujarnya.
Perwakilan Pemerintah Desa Pawindan, Akhmad Himawan, juga menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Jembatan Cirahong 2 guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim
“Ketika Jembatan Cirahong 2 bisa dilewati tak perlu memutar lagi bagi kendaraan mobil, sehingga lebih efisiensi bahan bakar dan membuka untuk perdagangan lebih lancar,” katanya.
Ia menambahkan, apabila Jembatan Cirahong 2 telah berfungsi, maka Jembatan Cirahong 1 dapat dikembalikan ke fungsi utamanya sebagai jalur kereta api, sekaligus dikembangkan sebagai objek wisata.“Ketika ada destinasi wisata di sini, dapat menggerakkan ekonomi warga,” ujarnya. (riz)
