Turnamen E-Sport Banjar 2026: 420 Gamer Bertarung di Mobile Legends dan Free Fire

turnamen esport banjar
Gamers saat mengikuti turnamen E-Sport, Minggu (12/4/2026) di RSU Banjar Patroman. (IST)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Ratusan gamers dari berbagai daerah (Banjar, Tasikmalaya hingga Pangandaran) mengikuti turnamen E-Sport, Minggu (12/4/2026) di RSU Banjar Patroman.

Turnamen E-Sport bukan sekadar kompetisi game biasa, melainkan upaya strategis untuk memberikan wadah positif bagi para penggemar gim (gamer) daring (online).

Ketua Penyelenggara Syahrir Ramadan mengatakan, turnamen diikuti sebanyak 420 gamer dari berbagai daerah.

Baca Juga:Siswa MAN 1 Tasikmalaya Muhammad Luthfi Sabet Juara 2 di Ajang Pangalengan Track RaceMalam Guyub STC dan Kapolres Andi!

“Turnamen yang diadakan berupa pertandingan Mobile Legends dan Free Fire, dengan jumlah peserta sebanyak 420 gamers,” ucap pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kota Banjar itu.

Menurutnya, jumlah pendaftar yang melebihi target menjadi tantangan tersendiri. Target awal 24 hingga 32 tim, namun melonjak hingga 32 sampai 48 tim.

Turnamen digelar sebagai ajang untuk menjaring atlet berbakat E-Sport Kota Banjar. Karena kebanyakan peserta dari kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa.

Diketahui, ESI Kota Banjar menaungi tujuh cabang olahraga (cabor) gim. Di antaranya Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, Dota hingga PS Mobile/Stick.

“Setiap cabor kita memiliki kuota 12 atlet. Ajang ini merupakan salah satu upaya kita mencari bibit-bibit atlet berprestasi untuk menghadapi kompetisi ke depan,” terangnya.

Perwakilan RSU Banjar Patroman Asep Halim mengatakan, keterlibatan rumah sakit dalam dunia digital (turnamen E-Sport) merupakan bentuk respons terhadap perkembangan zaman.

“Kami merasa terpanggil untuk memberikan ruang kepada para gamer yang tadinya bermain secara “liar” tapi sekarang ada wadah yang terarah,” terangnya.

Baca Juga:59 Siswa MAN 1 Tasikmalaya Lolos SPAN-PTKIN 2026Agus Wahyudin Memilih Tidak Bertarung!

Pihaknya berharap, ke depannya bisa memberikan support atas terselenggaranya turnamen E-Sport untuk melahirkan bibit-bibit atlet baru.

Turnamen juga menarik minat tenaga kesehatan (nakes), salah satunya dr Ryan nakes yang bertugas di IGD RSU Banjar Patroman.

“Saya ikut turnamen ini untuk meramaikan acara, sekaligus menunjukkan kami nakes juga bisa berprestasi dan memiliki hobi di dunia game,” katanya. (Anto Sugoarto)

0 Komentar