Meski belum menjalani debut resmi, Mirra bukan sosok asing di lingkungan tim senior karena pernah beberapa kali berlatih bersama skuad utama dan bahkan sempat mencicipi atmosfer pertandingan dalam laga uji coba.
Salah satu momen penting dalam perjalanannya terjadi pada Mei 2024, saat ia tampil sebagai pemain pengganti dalam laga persahabatan melawan AC Milan di Perth, Australia.
Pengalaman tersebut menjadi langkah awalnya mengenal intensitas sepak bola level senior.
Pada musim 2025/2026, kepercayaan terhadap Mirra semakin terlihat.
Baca Juga:Fans Marseille Ingin Pavard Pulang ke Inter, AS Roma Tunda Perpanjangan Kontrak Mancini dan CristanteIvan Brnovic Sanjung Striker Baru AC Milan: Andrej Kostic Perpaduan Pippo Inzaghi dan Solskjaer
Ia mendapatkan panggilan resmi pertamanya ke Serie A untuk pertandingan tandang melawan Juventus pada akhir Desember.
Meski belum turun ke lapangan, pemanggilan itu menjadi sinyal kuat bahwa staf pelatih melihat potensi besar dalam dirinya.
Kini, dengan kondisi tim yang tidak ideal akibat cedera pemain, peluang Mirra untuk akhirnya mencatatkan debut semakin terbuka.
Gasperini dikenal tidak ragu memberi kesempatan kepada pemain muda, terutama jika mereka menunjukkan kesiapan dalam latihan.
Laga melawan Pisa bisa menjadi titik awal perjalanan Mirra di level tertinggi. Jika diberi kesempatan, ia bukan hanya membawa harapan sebagai pemain muda, tetapi juga simbol regenerasi dalam skuad Roma.
Dalam situasi sulit, terkadang justru lahir bintang baru. Dan bagi Jacopo Mirra, momen itu mungkin sudah semakin dekat.
